Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tagar Reset Indonesia Menggema di Media Sosial, Apa Artinya dan Siapa yang Dimaksud?

Syahaamah Fikria • Rabu, 3 September 2025 | 03:20 WIB
Tagar Reset Indonesia.
Tagar Reset Indonesia.

RADARSOLO.COM - Tagar Reset Indonesia (#ResetIndonesia) ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir, menyusul gelombang protes dan aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah kota di Indonesia.

Gerakan ini muncul sebagai bentuk desakan masyarakat agar terjadi penataan ulang (reset) pada lembaga-lembaga negara yang dinilai tidak berjalan adil atau tidak berpihak pada rakyat.

Lembaga yang menjadi sorotan antara lain DPR, MPR, Polri, Kejaksaan, Mahkamah Konstitusi, kementerian dan institusi pemerintah lainnya.

Tidak hanya warga biasa, gerakan ini juga didukung sejumlah public figure Tanah Air.

Mereka ikut menyebarkan pesan melalui media sosial untuk mendukung tuntutan rakyat.

Gelombang Aksi Demo

Gelombang aksi demonstrasi ini dipicu oleh kebijakan pemerintah yang dianggap tidak menyejahterakan rakyat.

Termasuk protes terhadap tunjangan anggota DPR RI dengan nilai fantastis, di tengah kondisi ekonomi yang menghimpit sebagian besar masyarakat.

Namun, aksi demo yang digelar untuk menyerukan aspirasi masyarakat, justru dinodai insiden berdarah.

Salah satunya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, yang meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob.

Kejadian ini memicu aksi protes masyarakat dengan skala lebih besar.

 

17+8 Tuntutan Rakyat

Selain tagar, masyarakat juga menggunakan template digital berjudul “17 + 8 Tuntutan Rakyat: Transparansi, Reformasi, Empati”, yang merangkum aspirasi publik untuk disampaikan kepada pemerintah dan DPR.

Uniknya, warna yang digunakan dalam template memiliki makna simbolis.

Hijau (Hero Green) melambangkan keberanian Affan Kurniawan dan solidaritas pengemudi ojol.

Sementara pink (Brave Pink) merepresentasikan sosok Ibu Ana, perempuan berjilbab pink yang tampil sebagai garda terdepan dalam aksi demonstrasi.

Dengan munculnya tagar Reset Indonesia, masyarakat berharap ada perubahan signifikan dalam tata kelola lembaga negara sehingga lebih transparan, responsif, dan berpihak pada rakyat. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#hero green #viral #brave pink #reset indonesia #demo #tagar #tuntutan rakyat