Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Berapa Lama Sri Mulyani Jabat Menteri Keuangan? Dari Era SBY hingga Prabowo, Ini Jejak Prestasi hingga Kontroversinya

Syahaamah Fikria • Selasa, 9 September 2025 | 02:06 WIB
Sri Mulyani Indrawati saat jabat Menteri Keuangan.
Sri Mulyani Indrawati saat jabat Menteri Keuangan.

RADARSOLO.COM - Sri Mulyani Indrawati resmi mengakhiri jabatannya sebagai Menteri Keuangan pada reshuffle kabinet, Senin (8/9/2025).

Kursi strategis yang ia duduki hampir dua dekade itu kini diisi oleh Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sepanjang perjalanan politik dan birokrasi Indonesia, Sri Mulyani tercatat sebagai satu-satunya perempuan yang pernah menduduki posisi Menteri Keuangan.

Kariernya di kabinet dimulai sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia dilantik sebagai Menkeu pada 5 Desember 2005, setelah sebelumnya menjabat Kepala Bappenas sejak 2004.

Pada 2008, perempuan kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 itu sempat merangkap tugas sebagai Pelaksana Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Setahun kemudian, tepatnya 1 Juni 2010, Sri Mulyani dipercaya Bank Dunia sebagai Direktur Pelaksana, posisi yang membuatnya sementara meninggalkan panggung politik nasional.

Namun, pada 2016, Presiden Joko Widodo memanggil pulang Sri Mulyani untuk kembali mengisi pos Menteri Keuangan.

Pelantikan keduanya digelar pada 27 Juli 2016, dan sejak saat itu namanya selalu masuk jajaran kabinet hingga periode kedua pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin pada 2019.

Ia bahkan kembali dipercaya Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024 untuk meneruskan estafet kepemimpinan di Kementerian Keuangan.

Dengan begitu, Sri Mulyani telah menjabat Menkeu selama total kurang lebih 17 tahun, menjadikannya salah satu pejabat paling lama menduduki kursi tersebut.

Selama masa kepemimpinannya, Sri Mulyani mendapat berbagai pengakuan internasional, termasuk penghargaan sebagai Menteri Keuangan terbaik di dunia.

Di dalam negeri, ia dikenal sebagai sosok yang tegas menjaga disiplin fiskal serta mampu menjaga stabilitas ekonomi makro di tengah guncangan global, termasuk pandemi Covid-19.

Meski begitu, kiprah panjangnya tidak selalu mulus. Belakangan, Sri Mulyani terseret kontroversi akibat potongan pidatonya di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri ITB pada 7 Agustus 2025 lalu.

Pernyataannya soal rendahnya kesejahteraan guru dan dosen dipelintir menjadi kalimat “guru beban negara” hingga viral di media sosial. Isu itu memicu kekecewaan dari kalangan akademisi.

Tak hanya soal pernyataan, sejumlah kebijakan fiskal termasuk kenaikan pajak juga sering menuai pro dan kontra di masyarakat.

Puncaknya, rumah pribadi Sri Mulyani di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, diserbu dan dijarah massa pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Insiden itu menjadi catatan kelam di ujung masa jabatannya.

Kini, tongkat estafet Kementerian Keuangan telah beralih ke tangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Sementara itu, publik akan terus mengingat Sri Mulyani sebagai sosok perempuan tangguh yang mengabdi di Kementerian Keuangan sejak era SBY hingga Prabowo, meski diwarnai dengan kontroversi di penghujung kariernya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#sby #menteri keuangan terbaik #reshuffle #Sri Mulyani #prabowo subianto #menteri keuangan