RADARSOLO.COM-Komandan Satuan Siber (Dansat Siber) Mabes TNI Brigjen Jo Sembiring mendatangi Polda Metro Jaya.
Tujuannya untuk konsultasi hukum terkait temuan dugaan tindak pidana yang dilakukan konten kreator sekaligus pendiri Malaka Project, Ferry Irwandi.
Lalu seperti apa respons Ferry Irwandi terkait kondisi tersebut?
“Tidak Takut dan tidak akan pernah Takut!
"IDE TIDAK BISA DI BUNUH ATAU DI PENJARAKAN!" tulis Ferry Irwandi di akun X @Ferryirwndi
Apa yang mendorong Ferry Irwandi bernyali besar menghadapi situasi tersebut?
“Takut itu Untuk orang yang Salah, Kalo Gak salah dan bersih untuk apa harus takut?”
“Kalo kalian masih merasa takut, Diam saat di bungkam ketika menyuarakan Kebenaran.
Ya kalian hanya akan berjalan di tempat yang sama seterusnya,” tulis Ferry.
Ferry juga mengunggah video berdurasi 1 menit 22 detik dan mengatakan sebagai berikut:
“Halo warga simpel sekalian, breaking news, gue tadi baru dapat banyak sekali wa dari warta ya. Gue gak tahu mereka dapat nomor gua dari mana. tapi kan nomor gua tiap hari di doxing ya sama oknum-oknum yang gua nggak tahu siapa yang bayar gitu. Jadi gampang lah dan nggak gua nggak pernah ganti (nomor) juga,”.
“Oke langsung aja gua baca beritanya dari Liputan 6. "Jenderal TNI Tiba-tiba ke Polda Metro Jaya Sebut ada Dugaan Pidana CEO Malaka Project Ferry Irwandi"
“Komandan cyber satuan TNI berkonsultasi dengan jajaran polisi ada dugaan pidana. Sebelum menempuh langkah hukum, Juinta Omboh (JO) Sembiring sudah mencoba menghubungi Ferry namun tidak pernah berhasil, saya coba konsultasi karena dia bicara masalah algoritma, saya coba kontak staf saya, staf saya suruh tidak bisa.”
Baca Juga: Sejumlah Nama Diusulkan Jadi Ketua DPC PDIP Karanganyar, Ada Bupati hingga Kalangan DPRD
“Sementara Ferry Irwandi mengaku belum mengetahui soal dugaan tindak pidana yang dituduhkan terhadapnya. ‘Saya belum tahu apa-apa," singkat Ferry saat dihubungi wartawan.”
"iya dan silakan tanya wartawannya, gua bilang gua nggak tahu apa-apa, gua lagi main FIFA,”.
"Dan tenang aja pak jenderal. Saya tidak pernah lari, saya masih di Jakarta. Saya tidak akan pergi ke Singapura, China, dan lain sebagainya pak,”.
Dan soal tidak bisa dihubungi, saya juga tidak mengerti. Semua wartawan bisa sangat mudah menghubungi saya, walaupun nggak pernah minta nomor saya, dan nomor saya sudah tersebar di mana-mana. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono