Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Harjo Sutanto, Salah Satu Pendiri Wings Group Meninggal Dunia di Usia 102 Tahun: Kisah Merintis Bisnis dari Nol lalu Melesat Gara-gara Sabun Mandi

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 12 September 2025 | 19:46 WIB
Harjo Sutanto, salah satu pendiri Wings Group semasa hidup.
Harjo Sutanto, salah satu pendiri Wings Group semasa hidup.

RADARSOLO.COM - Semangat Harjo Sutanto, dalam merintis bisnis banyak memberikan inspirasi.

Kini semua usaha tersebut menjadi kenangan setelah salah satu pendiri Wings Group tersebut meninggal dunia di usia 102 tahun pada 10 September 2025.

Nama Harjo Sutanto dikenal luas sebagai sosok visioner. Kekayaannya yang melimpah pernah menempatkannya di daftar 'Forbes Real Time Billionaire'.

Pada 2019, Forbes mencatat kekayaan Harjo mencapai US$1,3 miliar, atau setara dengan Rp21,30 triliun, sebuah bukti nyata dari kerja keras dan visi bisnis yang tak lekang oleh zaman.

Dari Sabun Colek ke Raksasa Konsumen

Kisah sukses Harjo Sutanto dimulai dari sebuah usaha sederhana di Surabaya.

Pada 1948, ia bersama Johannes Ferdinand Katuari dan Wakijo Tanojo mendirikan perusahaan bernama Fa Wings. Mereka memulai bisnis dari nol, menjajakan sabun colek dari rumah ke rumah di Jawa Timur.

Lambat laun, produk mereka diterima pasar dan mulai dijual melalui warung-warung dan agen.

Dari sabun colek, mereka terus berinovasi. Lahirlah sabun mandi merek GIV yang laku keras dan menjadi salah satu pendorong utama kesuksesan Wings Group.

Kini, Wings Group telah bertransformasi menjadi salah satu produsen sabun terbesar di Indonesia.

Perusahaan ini juga merambah berbagai produk kebutuhan sehari-hari, dari deterjen (So Klin), pembersih toilet (Wipol), hingga mi instan (Mie Sedaap) yang kini diekspor ke berbagai negara.

Baca Juga: Puluhan Relawan SPPG di Karanganyar Dilatih Keselamatan Kerja

Warisan Bisnis dan Kepemimpinan yang Berkelanjutan

Kemampuan bisnis Harjo Sutanto juga menurun kepada anak-anaknya.

Berdasarkan catatan Forbes, Harjo dan istrinya, Yenny Lilian, memiliki empat anak, yaitu Hanny, Fifi, Handoyo, dan Yenny Lillian.

Hanny aktif di berbagai perusahaan Wings, sementara Fifi memimpin Ecogreen, anak perusahaan yang bergerak di bidang oleo-kimia.

Kepergian Harjo Sutanto merupakan kehilangan besar bagi dunia usaha Indonesia.

Namun, warisan bisnis dan semangat kewirausahaannya akan terus hidup melalui produk-produk Wings yang menemani masyarakat dari generasi ke generasi. (wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#meninggal dunia #merintis #wings group #HARJO SUTANTO #semangat #Giv #bisnis