RADARSOLO.COM - Kasus penggelapan uang Rp10 miliar oleh Anggun Tyas, bekas sopir Bank Jateng Cabang Wonogiri, terus menguak fakta-fakta baru.
Setelah pelarian dramatisnya ke kawasan blank spot di Panggang, Gunungkidul, polisi menemukan keberadaan dua wanita misterius yang tinggal bersama Anggun di rumah persembunyian tersebut.
Identitas keduanya sempat membuat warga sekitar bertanya-tanya.
Pasalnya, Anggun memperkenalkan mereka sebagai anggota keluarga, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.
Namun, penyelidikan polisi membongkar peran penting dua wanita itu yang ternyata berkaitan erat dengan tersangka lain, Dwi Sulistyo alias Oyi.
Menurut keterangan Katim Resmob Polda Jawa Tengah AKP Rio Adi Putra, salah satu perempuan yang tinggal di rumah itu adalah kekasih Oyi.
Sementara perempuan lanjut usia yang terlihat bersama mereka adalah ibu sang kekasih.
Rumah tersebut bahkan dibeli menggunakan identitas Oyi untuk menyamarkan kepemilikan.
“Seakan-akan mereka keluarga biasa. Padahal, itu bagian dari strategi persembunyian,” ujar Rio, Jumat (12/9/2025).
Peran Penting Dwi Sulistyo alias Oyi
Tidak hanya menyediakan tempat pelarian usai Anggun membawa kabur uang Rp10 miliar, Oyi juga ikut mengatur pembelian rumah di lokasi tanpa sinyal.
Serta membantu Anggun memindahkan uang dari plastik ke karung hingga menerima imbalan fantastis Rp3–5 juta setiap kali membantu.
Ia bahkan disiapkan menjadi kurir dalam bisnis pinjaman ilegal yang direncanakan Anggun di kampung.
Siasat Licin Anggun
Agar tak terlacak, bekas sopir mobil operasional Bank Jateng Wonogiri rutin membuang ponsel dan menyerahkannya pada orang-orang yang sempat membantunya.
Dari sopir taksi online, makelar rumah, hingga kenalan lain, semua sempat kebagian ponsel bekas Anggun.
Metode ini membuat pelariannya semakin sulit dipantau aparat.
Terungkap di Mata Warga
Warga sekitar sempat percaya begitu saja dengan cerita Anggun.
“Dia bilang mereka itu keluarga, ada buliknya, ada keponakannya. Jadi ya kami tidak curiga,” ungkap salah satu tetangga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi persembunyian.
Kini, kepolisian masih mendalami peran masing-masing pihak, termasuk dua wanita misterius tersebut, dalam jaringan pelarian Anggun usai drama penggelapan mobil operasional Bank Jateng Wonogiri berisi uang Rp10 miliar. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria