Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Benarkah Video Prabowo di Bioskop Sudah Tak Ditayangkan Lagi? Cinema XXI Buka Suara

Syahaamah Fikria • Selasa, 16 September 2025 | 02:47 WIB
Cuplikan video Prabowo yang tayang di bioskop.
Cuplikan video Prabowo yang tayang di bioskop.

RADARSOLO.COM - Cinema XXI buka suara soal viral video Presiden Prabowo Subianto yang tayang di bioskop.

Pihak Cinema XXI mengatakan, penayangan materi video Prabowo tersebut hanya diputar selama satu pekan.

Corporate Secretary Cinema XXI Indah Tri Wahyuni menyampaikan bahwa video iklan layanan masyarakat (ILM) itu diputar mulai 9 September hingga 14 September 2025.

"Penayangan materi seputar kinerja sosial kabinet Presiden Prabowo merupakan ILM yang ditayangkan selama satu minggu, yakni 9-14 September 2025," ucap Indah, Senin (15/9/2025).

Indah menambahkan, Cinema XXI memang menyediakan ruang bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi publik melalui iklan layanan masyarakat.

Hal ini bertujuan agar masyarakat memperoleh informasi resmi terkait program pemerintah secara lebih luas.

Sebelumnya, video Prabowo viral yang tayang di bioskop jadi sorotan dan viral di medsos.

Dalam tayangan tersebut, menampilkan berbagai program pemerintahan Prabowo, seperti Koperasi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan lainnya.

Video juga memperlihatkan momen Prabowo blusukan menemui warga serta anak-anak penerima manfaat program.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menteri Komdigi) Meutya Hafid menegaskan, penyiaran video di bioskop merupakan bagian dari upaya transparansi dan komunikasi publik.

“Komunikasi publik harus dijalankan di berbagai ruang. Kita juga melihat ini dalam bentuk transparansi publik. Publik harus tahu program-program sudah berjalan, apa yang sudah berjalan,” kata Meutya.

Meutya juga menambahkan, Komdigi telah berkoordinasi dengan Presidential Communication Office (PCO) untuk memastikan informasi pemerintah tersampaikan dengan tepat.

“Ini bagian dari tugas pemerintah untuk melakukan komunikasi dan transparansi. Tidak hanya Komdigi, tapi juga bekerja sama dengan PCO dan pihak terkait lainnya,” jelasnya.

Alih-alih mendapat apresiasi, video Prabowo ini justru menuai kritik dari penonton bioskop dan netizen.

Banyak yang menilai bioskop bukanlah medium yang tepat untuk menayangkan konten politik, bahkan sejumlah penonton menyebutnya sebagai bentuk propaganda.

Sebagai respons, muncul gerakan simbolik seperti ajakan datang terlambat bioskop hingga wacana boikot bioskop.

"Bioskop itu ruang publik. Dan ruang pubik itu milik rakyat dan hak asasi rakyat untuk mendapatkan ruang publik yg netral," komen @Ket******.

"Layar gede, audionya 10.1 cuma untuk klip propaganda. Jangan sampai bikin org males ke bioskop atau diboikot bioskopnya," komen @Sar******. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#penonton bioskop #viral #bioskop #cinema xxi #iklan layanan masyarakat #prabowo subianto #komdigi #video prabowo