RADARSOLO.COM – Sosok wanita yang muncul bersama anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, dalam video viral yang berisi ucapan "kita rampok uang negara" akhirnya terungkap.
Video tersebut diduga direkam oleh wanita yang berada di mobil bersama Wahyudin. Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu mengakui perbuatannya, namun berdalih tak sadar direkam.
Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo memeriksa Wahyudin dan mengungkap identitas wanita tersebut berinisial FT alias Fadilah, bukan istri sah anggota dewan tersebut.
“Inisial FT,” jelas Wakil Ketua BK DPRD Gorontalo, Umar Karim, dalam konferensi pers di kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Jumat malam.
Menurut pengakuan Wahyudin, FT diduga menyebarkan video karena sedang hamil dan meminta pertanggungjawaban untuk dinikahi, tetapi ditolak.
BK berencana memanggil FT untuk dimintai keterangan terkait video dan hubungannya dengan Wahyudin.
Baca Juga: Siapa Wahyudin Moridu? Anggota DPRD Gorontalo yang Viral Ngaku Mau Rampok Uang Negara
BK DPRD Segera Gelar Sidang
Wahyudin dipanggil BK terkait video yang viral saat perjalanan dinas ke Makassar, di mana ia menyebut ingin “menghabiskan uang negara.”
BK DPRD menilai respons masyarakat sangat besar, sehingga rapat digelar segera.
“Ini bagian dari keseriusan BK menyelesaikan permasalahan ini,” tegas Umar Karim.
BK menegaskan meski Wahyudin mengakui video tersebut, mekanisme hukum tetap dijalankan dengan menjunjung asas praduga tak bersalah.
Ketua BK DPRD, Fikram Salilama, menyebut sidang akan digelar minggu depan dan putusan akan dibacakan di sidang paripurna.
Fikram menambahkan, Wahyudin mengaku dalam keadaan mabuk saat video direkam pada Juni 2025 dan tidak mengetahui dirinya direkam.
BK juga akan memeriksa pimpinan dewan terkait perjalanan dinas yang dilakukan secara perorangan.
“Ada potensi pemecatan, karena ucapan dalam video sangat berat,” ujar Fikram.
Latar Belakang Wahyudin Moridu
Wahyudin Moridu, anggota termuda DPRD Gorontalo berusia 29 tahun, terpilih melalui Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pileg 2024 dari Dapil Gorontalo 6, yang meliputi Kabupaten Boalemo dan Pohuwato.
Ia merupakan anak mantan Bupati Boalemo, Darwis Moridu, dan ibunya merupakan anggota DPRD Boalemo tiga periode.
Video Viral dan Permintaan Maaf
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Wahyudin dan FT dalam mobil SUV menuju Bandara Djalaluddin Gorontalo. Dalam video, Wahyudin tertawa sambil menyebut:
“Kita rampok ajah uang negara ini. Kita habiskan ajah, biar negara ini makin miskin.”
Setelah videonya viral, Wahyudin meminta maaf melalui akun Facebook pribadinya.
Ia mengakui perbuatannya salah dan tak mencerminkan etika seorang pejabat publik.
Wahyudin juga menerima kritikan dari netizen dan masyarakat dengan terbuka.(np)
Editor : Nur Pramudito