RADARSOLO.COM–Wilayah Sukabumi dan Bogor diguncang serangkaian gempa pada Sabtu (20/9) malam hingga Minggu (21/9) dini hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan total 29 gempa susulan telah terjadi, dengan kekuatan bervariasi dari 2,3 hingga 4,0 magnitudo.
Rangkaian gempa ini bermula dari gempa utama berkekuatan 4,0 magnitudo yang berpusat di timur laut Sukabumi pada Sabtu pukul 23.47 dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG mencatat, gempa susulan berpusat di Sukabumi terjadi dengan kekuatan 2,3; 2,5; 2,6; dan 3,8 magnitudo.
Sementara itu, rentetan gempa di Bogor tercatat mulai pukul 00.18 dengan kekuatan 2,2 magnitudo, dan terus berlanjut hingga 3,8 magnitudo.
Meski frekuensinya cukup banyak, semua gempa ini dipastikan tidak memicu potensi tsunami.
BMKG Imbau Tetap Tenang
Meski tergolong kecil, gempa dangkal yang berpusat dekat pemukiman menimbulkan guncangan yang cukup terasa.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di kawasan Jawa Barat, terutama Bogor dan Sukabumi, yang memang berada di jalur rawan gempa.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang tidak benar.
Warga juga diminta untuk selalu waspada, memastikan struktur bangunan aman, dan mengetahui jalur evakuasi di rumah atau tempat kerja.
“Kami imbau warga tetap waspada terhadap gempa susulan, tetapi jangan panik berlebihan,” demikian pernyataan resmi dari BMKG. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono