Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kronologi Lengkap TNI Pukul Ojol di Pontianak Hingga Hidung Patah, Pelaku Minta Maaf Akui Khilaf

Nur Pramudito • Senin, 22 September 2025 | 15:31 WIB

Kronologi Lengkap TNI Pukul Ojol di Pontianak Hingga Hidung Patah, Pelaku Minta Maaf Akui Khilaf
Kronologi Lengkap TNI Pukul Ojol di Pontianak Hingga Hidung Patah, Pelaku Minta Maaf Akui Khilaf

RADARSOLO.COM - Sebuah video yang sempat viral memperlihatkan insiden antara seorang pria bertubuh kekar yang mengemudikan mobil hitam dengan pengemudi ojek online (ojol) bernama Teguh.

Kejadian ini berlangsung di Jalan Panglima Aim, tepat di depan SDN 04 Kota Pontianak, pada Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Diketahui, pengemudi mobil dengan nomor polisi D 1294 UAJ adalah seorang anggota TNI.

Bukan hanya cekcok verbal, prajurit TNI yang mengenakan pakaian sipil itu langsung meninju wajah Teguh, membuat wajahnya lebam dan hidungnya patah.

Berdasarkan informasi, peristiwa ini bermula ketika Teguh sedang mengantar pesanan dan posisi motornya berada di belakang mobil pelaku.

Baca Juga: Geger! Kronologi Lengkap Kapolsek Brangsong Kendal Digerebek di Rumah Guru Janda, Tertangkap Basah Berduaan di Tempat Ini

Pelaku diduga ingin berbalik arah mundur, sehingga Teguh membunyikan klakson sebagai peringatan.

Tiba-tiba, pria berbadan tegap itu turun dari mobil dengan mengenakan baju dan celana hitam.

Setelah sempat berdebat, Teguh langsung dipukul. Video kejadian pun menyebar luas di media sosial.

Prajurit TNI Berinisial F Diamankan Usai Pukul Ojol di Pontianak Hingga Hidung Patah

Wakil Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Letnan Kolonel Infanteri Agung Widi Palupi, membenarkan bahwa pelaku pemukulan adalah anggota TNI berinisial F. Saat ini, F telah diamankan oleh Polisi Militer (Pomdam).

“Setelah menerima laporan, tim segera bergerak. Proses hukum militer akan dijalankan hingga persidangan,” jelas Agung.

Agung menambahkan, dalam mediasi, F mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Dia menjelaskan bahwa saat kejadian, dirinya sedang membawa anaknya yang sedang sakit di mobil, dan bunyi klakson dari Teguh membuatnya emosi hingga kehilangan kendali.

“Dia khilaf dan terbawa emosi hingga melakukan penganiayaan terhadap korban,” ungkapnya.

Wakil Kapendam juga menekankan, institusi TNI tidak memberi toleransi bagi anggota yang melakukan pelanggaran.

“Setiap pelanggaran akan diproses sesuai aturan, tanpa pandang bulu,” katanya.

Pelaku TNI Meminta Maaf dan Bertanggung Jawab

Dalam kesempatan mediasi itu, F menyatakan penyesalannya atas tindakan memukul Teguh.

“Saya memohon maaf sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas kekhilafan saya. Saya menyesali perbuatan ini,” ujar F yang berdiri di samping Teguh.

F berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban.

“Saya siap bertanggung jawab penuh,” tambahnya.

Di luar ruang mediasi, ratusan pengemudi ojol berkumpul di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat.

Mereka menuntut keadilan agar kasus ini diproses serius. Sementara Teguh masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Mari kita kawal proses ini sesuai komitmen pimpinan, dan hormati hasilnya,” tutup Agung.(np)

Editor : Nur Pramudito
#pontianak #tni #viral #kronologi lengkap #Hidung Patah #ojol