Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dari Mana Ide Perintah Cium Kening Mahasiswa Baru Unsri? Panitia Ospek Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf

Syahaamah Fikria • Kamis, 25 September 2025 | 04:42 WIB
Panitia ospek Unsri memberikan klarifikasi perpeloncoan ospek di Unsri.
Panitia ospek Unsri memberikan klarifikasi perpeloncoan ospek di Unsri.

RADARSOLO.COM – Viral kasus saling cium kening mahasiswa baru saat kegiatan perpeloncoan mahasiswa baru (maba) Universitas Sriwijaya (Unsri) oleh kakak tingkat (kating), terus jadi sorotan.

Kegiatan pengenalan mahasiswa baru yang digelar Program Studi Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian itu berubah jadi polemik, setelah adanya perintah saling cium kening kepada maba.

Buntut dari insiden tersebut, Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta) langsung dibekukan selama satu tahun.

Selain itu, sejumlah mahasiswa panitia kegiatan juga dipanggil dan diperiksa satgas yang dibentuk pihak kampus.

Dari Mana Ide Cium Kening?

Endi Wilandra, salah seorang panitia kegiatan mengaku, ide permainan itu muncul secara spontan bersama rekannya, Rayan, yang merupakan alumni.

"Saya dapat ide game itu (cium kening) bersama teman, dari alumni," ujar dia.

Diketahui, dalam video viral yang beredar terlihat mahasiswa baru dipasangkan berdua dan dipaksa saling mencium kening.

Para senior yang menyaksikan aksi tersebut terdengar tertawa, sementara peserta terlihat tak berdaya menolak.

Permintaan Maaf Panitia

Panitia yang terlibat juga menyampaikan penyesalan mereka.

Salah satu panitia menyebut aksi tersebut dilakukan tanpa pertimbangan matang.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya karena keteledoran kami yang tidak berpikir panjang. Ini murni kesalahan kami,” ucapnya.

Sanksi Tegas dari Unsri

Menindaklanjuti kasus ini, pihak Universitas Sriwijaya mengambil langkah cepat.

Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta) selaku penyelenggara ospek langsung dibekukan selama satu tahun penuh.

Sekretaris Universitas Sriwijaya, Alifitri mengatakan, insiden dalam video viral itu bukan bagian dari agenda resmi PKKMB.

Peintah tak pantas itu diberikan oleh kakak tingkat ke mahasiswa baru saat kegiatan Tekper Cleaning yang diawasi pembina, sudah selesai.

“Kami jelaskan bahwa itu bukan perpeloncoan resmi. Kegiatan Tekper Cleaning diawasi pembina. Pembina sudah selesai dan keluar," papar dia.

Selain pembekuan organisasi, Unsri membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) untuk melakukan investigasi.

“Jika terbukti ada pelanggaran berat, sanksi terberat bisa sampai pemecatan mahasiswa yang terlibat,” tegas pihak universitas. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#maba #viral #universitas sriwijaya #ospek #unsri #mahasiswa baru #cium kening #perpeloncoan