Hari TNI bermula pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan, muncul gagasan membentuk institusi militer untuk melindungi negara.
Ide ini pertama kali disampaikan oleh dua anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), yakni Abikoesno Tjokrosoejoso dan Otto Iskandardinata, pada 19 Agustus 1945.
Awalnya, gagasan tersebut ditolak karena kondisi negara yang belum stabil.
Namun, pada 20 Agustus 1945 dibentuk Badan Penolong Keluarga Korban Perang (BPKKP) untuk menampung mantan anggota Pembela Tanah Air (PETA) dan Heiho.
Lalu, pada 22 Agustus 1945, dibentuk BKR sebagai bagian dari BPKKP, yang terbagi menjadi tiga unit: BKR Darat, Laut, dan Djawatan Penerbangan.
Kemudian, pada 5 Oktober 1945, pemerintah secara resmi mengubah BKR menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) sebagai respons kedatangan tentara Inggris setelah Jepang menyerah kepada Sekutu. Tanggal ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Ulang Tahun TNI.
Tema dan Link Unduh Logo HUT TNI ke-80 Tahun 2025
Tema HUT ke-80 TNI 2025 adalah "TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju".
Tema ini menggambarkan identitas TNI sebagai kekuatan yang lahir dan tumbuh bersama rakyat.
TNI Prima: Akronim dari Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif, menekankan peningkatan kualitas prajurit agar siap menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari ancaman siber hingga dinamika geopolitik.
TNI Rakyat: Menegaskan peran TNI sebagai penjaga kedaulatan yang lahir dari rakyat dan selalu mengabdi untuk rakyat, menekankan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Indonesia Maju: Menjadi tujuan akhir dari sinergi antara TNI dan rakyat, menuju Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera.
Logo HUT ke-80 TNI 2025 juga dirilis untuk keperluan publikasi, edukasi, maupun partisipasi dalam perayaan. Beberapa makna dari desain logo ini antara lain:
Angka “80” berwarna merah-putih melambangkan delapan dekade kemerdekaan Indonesia dan semangat patriotisme.
Dua bidang silinder pada angka 8 dan 0 melambangkan kekuatan persatuan dan kedaulatan bangsa.
Bentuk angka 8 menyerupai simbol tak terhingga, menandakan semangat kemerdekaan yang terus berlanjut.
Garis merah tegas melambangkan kesejahteraan rakyat dan komitmen pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan.
Desain keseluruhan mencerminkan visi menuju Indonesia Emas 2045.