RADARSOLO.COM - Presiden Prabowo Subianto memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI pada Kamis (2/10/2025).
Salah satu yang mendapat penghargaan tersebut adalah Mayor Jenderal TNI (Purn) Untung Budiharto.
Upacara penganugerahan dilakukan di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW)-992 sebelum parade kapal perang di Teluk Jakarta.
Prabowo menegaskan, pemberian pangkat jenderal kehormatan merupakan bentuk pengakuan negara atas jasa besar para perwira tinggi TNI.
"Ada beberapa perwira yang kita berikan pangkat istimewa walaupun mereka sudah pensiun, sebagai pengakuan terhadap sumbangan yang telah mereka berikan kepada bangsa," ujar Prabowo.
Ia juga menyebut para purnawirawan tersebut tetap menunjukkan dedikasi terhadap bangsa meski sudah tidak lagi berdinas.
"Dan saya mendapatkan kehormatan untuk memberi penghargaan tersebut, juga satuan-satuan TNI yang telah memberi dharma bhaktinya dengan baik," tambahnya.
Jejak Karier Untung Budiharto
Setelah memperoleh pangkat kehormatan, Untung Budiharto kini resmi menyandang Letnan Jenderal (Hor) atau jenderal bintang tiga kehormatan.
Untung lahir di Pangkah, Tegal, Jawa Tengah, pada 26 April 1965. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1988 dari korps Infanteri.
Awal karier militernya ditempuh di Kopassus. Saat Prabowo Subianto menjadi Danjen Kopassus, Untung tergabung dalam Tim Mawar Grup IV.
Pada 1999, ia sempat terjerat kasus penculikan aktivis dan dijatuhi hukuman penjara.
Berdasarkan putusan Mahkamah Militer Tinggi II Jakarta, Untung awalnya dihukum 20 bulan penjara dan dipecat.
Namun setelah banding, hukumannya diperberat menjadi 2 tahun 6 bulan penjara tanpa pemecatan. Hal itu membuat karier militernya tetap berlanjut.
Karier Militer Untung Budiharto yang Terus Melaju
Usai masa hukuman, Untung Budiharto kembali aktif di militer dan menduduki berbagai posisi penting, di antaranya:
-
Asisten Perencanaan Kopassus (2009–2010)
-
Pamen Ahli Kopassus Golongan IV Bidang Taktik Parako
-
Wakil Asisten Operasi KSAD (2017–2019)
-
Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan (2019–2020)
-
Sekretaris Utama BNPT (2020–2021)
-
Staf Khusus Panglima TNI (2021)
-
Panglima Kodam Jaya (2022–2023)
Kodam Jaya merupakan salah satu komando teritorial paling strategis karena membawahi keamanan ibu kota negara.
Peran Untung Budiharto di Dunia Sipil
Setelah pensiun pada April 2023, Untung Budiharto menyeberang ke dunia sipil.
Pada Juni 2023, ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
Sederet Penghargaan Untung Budiharto
Selama pengabdian di TNI, Untung menerima banyak tanda jasa, antara lain:
-
Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
-
Satyalancana Kesetiaan 8, 16, 24, dan 32 Tahun
-
Satyalancana Ksatria Yudha
-
Satyalancana Dharma Nusa
-
Satyalancana Raksaka Dharma
-
Satyalancana Seroja (Ulangan I)
-
Satyalancana Dharma Bantala
-
Satyalancana Dwidya Sistha
Penghargaan tersebut menjadi bukti kiprah panjangnya dalam bidang militer maupun sosial.(np)
Editor : Nur Pramudito