RADARSOLO.COM - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan digelar pada 5 Oktober 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Berdasarkan gladi bersihnya, perangkat upacara termasuk komandan merupakan perwira TNI Angkatan Darat.
Ribuan prajurit dari matra darat, laut, dan udara akan terlibat dalam upacara sekaligus parade pasukan.
Demonstrasi alat utama sistem senjata (alutsista) juga akan menjadi bagian dari rangkaian acara, guna memperlihatkan kekuatan pertahanan negara di hadapan publik.
Rangkaian acara HUT ke-80 TNI ini nantinya tidak hanya menghadirkan upacara militer, tetapi juga rangkaian hiburan rakyat yang dapat disaksikan langsung oleh masyarakat.
Panggung hiburan akan diisi oleh sejumlah musisi populer, seperti Dewi Persik, NDX AKA, dan Wali Band yang menggantikan Ariel Noah.
Kehadiran mereka diharapkan menambah semarak perayaan ulang tahun TNI kali ini.
Puncak acara juga akan diwarnai dengan kegiatan sosial, mulai dari makan gratis hingga pembagian sembako bagi masyarakat yang hadir.
Panitia juga menyediakan doorprize berupa ratusan motor, televisi, hingga lemari es.
Masyarakat yang tidak bisa hadir di Monas tetap dapat mengikuti jalannya acara secara daring. Pusat Penerangan (Puspen) TNI akan menyiarkan langsung puncak HUT TNI ke-80 melalui kanal YouTube resmi mereka.
Lantas, Siapa Komandan Upacara HUT TNI ke-80 2025?
Komandan Upacara HUT TNI ke-80 tahun 2025 adalah Letnan Jenderal (Letjen) TNI Bambang Trisnohadi.
Profil Letjen TNI Bambang Trisnohadi
Pria kelahiran Jakarta pada 26 Februari 1972 itu saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III atau Kogabwilhan III adalah komando utama operasi, satuan baru yang langsung berada di bawah komando Panglima TNI.
Markas Kogabwilhan III berkedudukan di Timika, Papua dengan wilayah:
- Darat, meliputi: Kepulauan Maluku dan Pulau Papua.
- Laut, meliputi: Perairan di sekitar Kepulauan Maluku, Pulau Papua dan ALKI-3b beserta perairan sekitarnya.
- Udara, meliputi: Wilayah di atas Kepulauan Maluku, Pulau Papua dan ALKI-3b beserta perairan sekitarnya.
Tugas utama Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III yakni sebagai penindak awal konflik OMP (Operasi Militer Perang) dan OMSP (Operasi Militer Selain Perang), sebagai kekuatan penangkal ancaman dari luar, serta pemulih kondisi keamanan di wilayahnya.
Dengan jabatan Pangkogabwilhan III, maka Bambang Trisnohadi resmi menyandang pangkat Letnan Jenderal TNI.
Letnan Jenderal TNI merupakan pangkat perwira militer di golongan perwira tinggi satu tingkat di atas Mayor Jenderal.
Pangkat ini setara dengan Komisaris Jenderal di Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Adapun Letnan Jenderal TNI ditandai dengan penggunaan tiga bintang emas di pundak.
Riwayat Pendidikan Letjen TNI Bambang Trisnohadi
Letjen TNI Bambang Trisnohadi merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993.
Ia dikenal berprestasi dan menjadi lulusan terbaik di Akmil saat itu, sehingga mendapat anugerah Adhi Makayasa.
Adhi Makayasa adalah penghargaan tahunan bagi lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Polri, yaitu Matra Darat dari Akademi Militer Magelang, Matra Laut dari Akademi Angkatan Laut Surabaya, Matra Udara dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta), dan Matra Kepolisian dari Akademi Kepolisian Semarang.
Penerima penghargaan ini adalah mereka yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek: akademis, jasmani, dan kepribadian (mental).
Penganugerahan Adhi Makayasa secara langsung diberikan oleh Presiden Republik Indonesia (atau perwakilan atas nama Presiden).
Setelah lulus dari Akmil, ia melanjutkan pendidikan militer di Seskoad hingga Lemhanas.
Berikut riwayat pendidikan Letjen TNI Bambang Trisnohadi:
- Akmil, lulus 1993
- Seskoad, lulus 2008
- Sesko TNI, lulus 2017
- Lembaga Ketahanan Nasional.
Jejak karier Letjen TNI Bambang Trisnohadi
Di dunia militer, Letjen TNI Bambang Trisnohadi tercatat pernah mengisi sejumlah jabatan.
Sebelum ditunjuk sebagai Pangkogabwilhan III, ia pernah menjabat sebagai Dandenwalpri Grup A Paspampres hingga Pangdam IX/Udayana.
Berikut rekam jejak karier Letjen TNI Bambang Trisnohadi:
- Dandenwalpri Grup A Paspampres (2009—2010)
- Danyonif 315/Garuda (2010—2011)
- Sespri Wakasad (2011—2012)
- Dan Grup A Paspampres (2012—2014)
- Asops Kasdam VI/Mulawarman (2014—2015)
- Koorspri Kasad (2015—2017)
- Pamen Denma Mabesad (2017—2018)
- Danmentar Akmil (2018)
- Danrem 121/Alambhana Wanawai (2018—2020)
- Kasdam XVII/Cenderawasih (2020—2021)
- Ir. Pusterad (2021—2022)
- Sahli Bidang Keamanan Kemhan (2022)
- Dirjen Strahan Kemhan (2022—2024)
- Pangdam IX/Udayana (2024)
- Pangkogabwilhan III (24 Juli 2024-sekarang).
Riwayat Penugasan Letjen TNI Bambang Trisnohadi
Sebelumnya, Letjen TNI Bambang Trisnohadi pernah menjadi komandan upacara penurunan Bendera Merah Putih saat HUT ke-70 RI pada 17 Agustus 2015 di Istana Merdeka, Jakarta.
Ia pun juga pernah menjadi Komandan Defile Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer TNI (Pusdiklatpassus, Batujajar, Jawa Barat, 10 Agustus 2025).(np)
Editor : Nur Pramudito