Viral! Kronologi Bake n Grind Diduga Tipu Konsumen, Korban Bongkar Modus Klaim Roti Klaim Gluten Free Ternyata Repacking

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Jumat, 10 Oktober 2025 | 01:21 WIB
Felicia tunjukkan bukti roti hasil repacking dari toko roti lain, dan hasil uji lab roti yang dijual Bake n Grid.
Felicia tunjukkan bukti roti hasil repacking dari toko roti lain, dan hasil uji lab roti yang dijual Bake n Grid.

RADARSOLO.COM – Jagat media sosial digegerkan dengan dugaan penipuan bakery Bake n Grind (@bakengrind_), yang selama ini mengklaim menjual produk gluten free, dairy free, sugar free, dan vegan.

Bakery itu ternyata tidak menjual roti buatan sendiri, melainkan hasil repacking dari toko lain.

Pengakuan itu datang dari Felicia Elizabeth (@feliz88eliz), seorang ibu yang sejak lama menjadi pelanggan setia Bake n Grind.

Ia baru sadar ada yang tak beres setelah anaknya yang baru berusia 17 bulan mengalami ruam dan bengkak di sekujur tubuh usai memakan kue dari toko tersebut.

Langganan Sejak Tahun 2024

Dalam unggahannya, Felicia menceritakan jika sejak 3 bulan sang anak muncul eczema sehingga dirinya pun menerapkan diet ketat, puasa gluten, telur, dairy dan kacang-kacangan.

"Singkat cerita, September 2024 teman saha share 1 bakery online yang cukup meyakinkan. Dia claim semuaaaa produk dia itu gluten free-dairy free-egg free-vegan-stevia & plant base," tulis Felicia.

Meski harganya lebih mahal, dia pun tak mempermasalhkan hal tersebut. Sehingga Felicia sudah berlangganan 1 tahun dengan bakery tersebut.

Sang Anak Alami Ruam Hebat

Singkat cerita, sejak Agustus 2025, sang anak yang bernama Kai ikut mengonsumsi kue dari Bake n Grind.

Namun, tak disangka, balita itu langsung mengalami dampak hebat.

"Hanya butuh hitungan jam langsung flare up satu badan," ucap dia.

Uji Laboratorium

Karena curiga, Felicia membawa sisa roti ke laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech.

Hasilnya mengejutkan, produk yang diklaim gluten free ternyata positif mengandung gluten dan susu.

Felicia bahkan membayar sendiri uji laboratorium senilai Rp1,5 juta demi membuktikan kebenaran.

Produk yang ia kirim adalah kue Bolu Jadul Full Taburan Meses, yang kemudian diketahui merupakan produksi C&F Bakery, bukan Bake n Grind.

"Aku lakukan ini supaya tidak asal menuduh. Hasil lab-nya jelas, mengandung gluten," tulisnya.

Unggahan Felicia sontak viral dan memicu kemarahan publik, terutama kalangan orang tua dengan anak yang memiliki alergi.

Chef Koko Ragi Ikut Bersuara

Kasus ini semakin melebar setelah Chef Yohanes Adhijaya, atau yang akrab disapa Koko Ragi (@yohanesadhijaya), ikut menyoroti.

Melalui Insta Story-nya, ia memperingatkan para orang tua agar lebih waspada terhadap produk makanan dengan klaim berlebihan.

"Donat meses warna-warni sugar free, croissant gluten free dan dairy free? Yang masuk akal saja. Gluten free itu rasanya beda," ujar Koko Ragi.

Unggahannya langsung viral dan diserbu komentar netizen yang mengaku pernah dirugikan oleh Bake n Grind.

Salah satu pengikutnya bahkan mengirim pesan langsung kepada Chef Yohanes, mengaku pernah menemukan pegawai Bake n Grind mengemas ulang kue dari merek lain untuk dijual kembali dengan label gluten free.

Bukti Repacking

Dalam unggahan lanjutan, Felicia membeberkan foto perbandingan antara produk Bake n Grind dan roti dari beberapa brand ternama seperti TOUS les Jours, C&F Bakery, Boens Soes, dan Holland Bakery.

Ia menunjukkan kemiripan bentuk, topping, bahkan susunan kemasan yang identik.

"Atas foto Bake n Grind, bawah foto TOUS les Jours. Sama persis," tulis Felicia.

Beberapa pelanggan lain juga mengirimkan video unboxing yang membuktikan kue Bake n Grind hanya dikemas ulang dan diberi mainan tambahan agar tampak eksklusif.

Korban Lain Muncul

Setelah kisah Felicia viral, bermunculan komentar netizen lain yang mengaku pernah menjadi korban bakery tersebut serupa.

Mereka pun ramai-ramai mengirim DM kepada Felicia.

"Dan aku salah satu korbannya, Ci. Anakku diet ketat gluten egg dairy ternyata kena tipu," tulis Viony.

Pemilik Bak n Grid Temui Felicia

Chef Yohanes kemudian mengonfirmasi bahwa pemilik Bake n Grind sudah bertemu langsung dengan Felicia dan mengakui melakukan repacking serta klaim palsu.

Mereka juga membuat surat permohonan maaf secara tertulis.

"Bakery owner sudah bertemu dengan ci @feliz88eliz untuk penyelesaian. Sudah membuat surat permohonan maaf dan pengakuan bahwa benar melakukan repacking dan false claim (klaim palsu)," tulis Koko Ragi.

Namun hingga kini, Felicia memilih beristirahat dan belum memberikan pernyataan tambahan.

Dirinya mengaku ingin fokus dulu untuk memulihkan sang anak. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
repacking penipuan bake n grind gluten free bakery Toko roti