Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Korban Klaim Gluten Free Bake n Grind Felicia Novenna Makin Banyak, Tumor Payudara Membesar hingga Penyakit Anak Kambuh

Syahaamah Fikria • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 23:16 WIB
Korban klaim palsu gluten free Bake n Grind ramai-ramai speak up.
Korban klaim palsu gluten free Bake n Grind ramai-ramai speak up.

RADARSOLO.COM - Kasus bakery Bake n Grind yang viral tipu konsumen dengan label roti free gluten palsu, terus bergulir. Para pelanggan kini ramai-ramai speak up karena menjadi korban klaim palsu gluten free.

Toko roti online milik Felicia Novenna itu ternyata tak pernah memproduksi roti-roti sendiri.

Mereka hanya mengemas ulang atau repacking produk-produk dari toko lain, yang sebenarnya memang tidak gluten free.

Ironisnya, Felicia Novenna nekat melabeli roti-roti hasil repackage dengan label gluten free, egg free, dairy free, vegan, dll.

Bayi Ruam Seluruh Tubuh setelah Konsumsi Produk Bake n Grind

Salah satu pelanggan yang pertama kali buka suara mengungkap penipuan Bake n Grind adalah Felicia Elizabeth.

Melalui akun Instagram @feliz88eliz, dia bercerita jika anaknya Kai, yang memiliki eczema parah sejak bayi, mengalami reaksi alergi berat setelah makan produk Bake n Grind.

Felicia kemudian mengirimkan sampel produk tersebut ke PT Saraswanti Indo Genetech untuk diuji laboratorium.

Hasilnya, kue yang diklaim gluten free ternyata positif mengandung gluten.

"Aku lakukan ini supaya tidak asal menuduh. Hasil lab-nya jelas, mengandung gluten," tulisnya.

Tak lama setelah unggahan Felicia itu, muncul pengakuan para pelanggan lain yang juga jadi korban penipuan toko roti milik Felicia Novenna itu.

Seorang pelanggan bernama Angel mengaku tumor payudaranya membesar setelah rutin membeli roti Bake n Grind.

Ia sempat percaya produk itu menyehatkan karena klaim gluten free, dairy free, egg free, vegan, dll.

Angel bahkan kerap membeli berbagai roti dari Bake n Grind, mulai dari shokupan, croissant almond, dan lainnya.

Namun, setelah 1,5 tahun rutin menikmati roti-roti yang diklaim gluten free itu, Angel mulai merasakan dampak terhadap tumor payudara yang dideritanya.

Pada Februari 2024, diketahui tumor payudaranya membesar dan dia harus menjalani operasi.

"Baru tahu setelah 1,5 tahun ternyata inflamasi gluten," tulis Angel saat curhat di akun Felicia.

Ada pula pelanggan lain yang anaknya juga kena dampak klaim gluten free palsu.

"Dan aku salah satu korbannya, Ci. Anakku diet ketat gluten egg dairy ternyata kena tipu," tulis Viony lewat DM ke Felicia.

Pelanggan lain dengan akun @mel_qnoy juga menuliskan jika anaknya selama ini diaet ketat gluten, gula dan dairy.

"Cut guten jaga ketat, no sugar, do dairy..mulai penyerapan nutrisi bagus.. no ngorok, no bengkak hidung tenggorokan," tulisnya.

Hingga kemudian, dirinya tertipu dengan roti klaim gluten free pada 2022 lalu, penyakit sang anak pun kambuh lagi.

"2022 kenak toko roti penipu.. mulai tidur ngorok, hidung bersin2..kriminal muda itu ga sadar ngrusak kesehatan orang..," imbuh mel_qnoy.

Ngotot saat Ada yang Komplain

Beberapa pelanggan lain sebenarnya sudah lama curiga.

Menurut mereka, tekstur dan aroma roti Bake n Grind terasa mirip roti berbahan terigu biasa.

Namun saat ditanya, admin toko Bake n Grind tetap bersikeras produk mereka bebas gluten dan dibuat dari sorgum serta buckwheat.

"Dia nggak memikirkan konsumennya yang memang butuh hindari alergen, sampai banyak korban yang kebanyakan anak-anak/bayi," tulis pelanggan.

Curiga saat Baking Class

Kasus makin mencurigakan setelah seorang pelanggan yang ikut kelas baking Bake n Grind mengaku melihat langsung penggunaan tepung pre-mix tanpa label bahan.

"Langit-langit mulutku langsung perih setelah makan hasilnya. Itu tanda aku kena gandum. Tapi waktu itu aku masih percaya sama mereka," ujarnya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#alergi #viral #korban #bake n grind #gluten free #Toko roti #Felicia Novenna #klaim palsu