RADARSOLO.COM - Kebohongan demi kebohongan toko roti online Bake n Grind terus terbongkar, menyusul makin banyak korban yang buka suara.
Selain roti, bakery milik Felicia Novenna itu diduga juga lakukan penipuan, jual selai dengan klaim palsu memakai gula atau pemanis alami stevia.
Fakta itu dibongkar sejumlah pelanggan, yang membandingkan selai Bake n Grind dengan brand lain. Di mana brand lain tersebut memang tidak mengklaim selainya memakai pemanis stevia.
Akun Instagram @feliz88eliz mengunggah ulang video pelanggan yang membandingkan selai dari Bake n Grind dengan brand lain.
Hasilnya, dua selai itu benar-benar mirip. Bahkan uji coba itu juga dilakukan untuk selai dengan rasa lain.
"Benar ya dia repacking," tulis akun @mamabee.boo, yang diunggah ulang @feliz88eliz.
"Rasa, bau, warna, tekstur, isian sama plek. Emosi karena ngaku gluten free, dairy free, stevia," imbuh akun tersebut.
Klaim palsu itu benar-benar penuh kebohongan dan berbahaya bagi penderita alergi tersentu.
Apalagi, brand asli yang di-repack oleh Bake n Grind jelas-jelas jujur dan mencantumkan bahan baku berupa bubuk skim milk, gula, ada krispi malt, dan menuliskan mengandung alergen.
Parahnya lagi, selain klaim palsu, Bake n Grind juga menjual selai hasil repackage dan klaim palsu itu dengan harga berkali-kali lipat dari brand asli.
Felicia Novenna menjual selainya seharga Rp100 ribu per 200 gram, sementara produk asli kiloannya hanya sekitar Rp59 ribu per kilogram.
"Modal 1 selai Rp12 ribu, juahatt pol!!!" tulis @mamabee.boo.
Sementara itu, sebelumnya Felicia selaku pemilik akun @feliz88eliz yang juga jadi korban Bake n Grind mengaku telah bertemu langsung dengan Felicia Novenna.
Lewa InstaStory di akun Instagram-nya, Felicia menceritakan dalam pertemuan tersebut, pemilik Bake n Grind tersebut telah mengakui kesalahannya.
Felicia Novenna juga menandatangani surat pernyataan bermaterai, dan berjanji akan mengembalikan uang deposit kepada semua member.
Rencananya, klarifikasi dan permintaan maaf resmi dari Bake n Grind akan diumumkan melalui akun Instagram resmi mereka paling lambat 16 Oktober 2025. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria