Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tagar Boikot Trans7 Viral! Kini Stasiun TV Sampaikan Permohonan Maaf Usai Konten Program Xpose Uncensored Singgung Ponpes Lirboyo

Nur Pramudito • Selasa, 14 Oktober 2025 | 17:22 WIB

 

Trans7 diserbu tagar Boikot Trans7 usai tayangan Xpose Uncensored diduga lecehkan kiai dan tradisi pesantren Lirboyo.
Trans7 diserbu tagar Boikot Trans7 usai tayangan Xpose Uncensored diduga lecehkan kiai dan tradisi pesantren Lirboyo.

RADARSOLO.COM - Gelombang protes melanda media sosial X (Twitter) usai tayangan program Xpose Uncensored Trans7 dianggap melecehkan kalangan pondok pesantren (ponpes), khususnya Ponpes Lirboyo, Kediri.

Tagar #BoikotTrans7 langsung trending pada Selasa pagi, 14 Oktober 2025.

Video potongan tayangan tersebut memperlihatkan logo Trans7 dan tulisan Xpose Uncensored di layar.

Dalam narasinya, video itu menyinggung tradisi santri yang ngesot dan mencium tangan kiai—kebiasaan yang justru dimaknai sebagai bentuk penghormatan.

Namun, narator dalam tayangan itu mengaitkannya dengan isu pemberian amplop kepada kiai, yang disebut membuat sebagian tokoh agama “makin kaya raya”.

Baca Juga: Kenapa Tagar Boikot Trans7 Viral? Diduga Karena Konten Program Xpose Uncensored yang Singgung Ponpes Lirboyo, Begini Isinya

“Yang mencengangkan, ternyata yang ngesot itulah yang ngasih amplop. Netizen pun curiga, bisa jadi inilah sebabnya sebagian kiai makin kaya raya,” demikian bunyi narasi dalam video yang tersebar luas di media sosial.

Cuplikan itu sontak menuai kecaman dari masyarakat, khususnya para santri, alumni pesantren, dan tokoh keagamaan.

Banyak yang menilai tayangan tersebut provokatif dan menyesatkan karena membangun stigma negatif terhadap dunia pesantren.

“Media massa punya tanggung jawab besar dalam membangun literasi publik, bukan menebar stigma. Jika Trans7 berani menayangkan fitnah, maka publik juga berhak menolak, mengingatkan, dan memboikot,” tulis PW GP Ansor Jatim dalam pernyataan resminya di X, sembari melayangkan somasi terbuka kepada Trans7.

Somasi tersebut menuntut klarifikasi dan permintaan maaf terbuka kepada masyarakat Indonesia, khususnya kepada para kiai, santri, dan alumni Lirboyo yang merasa dilecehkan.

Respons Trans7: Akui Kelalaian dan Sampaikan Permintaan Maaf

Menanggapi gelombang protes yang semakin meluas, pihak Trans7 akhirnya buka suara.

Dalam unggahan resmi di akun X mereka, pihak stasiun televisi tersebut menyampaikan permohonan maaf atas tayangan yang menimbulkan kegaduhan.

“Kami telah melakukan review dan tindakan atas keteledoran yang kurang teliti sehingga merugikan keluarga besar PP Lirboyo,” tulis pernyataan resmi Trans7.

Trans7 juga menyatakan permintaan maaf secara langsung kepada Gus Adib, putra KH Anwar Mansyur, pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Putri Hidayatul Mubtadi’at Lirboyo.

Surat permohonan maaf resmi dijadwalkan diserahkan pada Selasa pagi (14/10).

“Kami dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada segenap kiai, keluarga, pengasuh, santri, dan alumni Ponpes Lirboyo, serta kepada masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” lanjut pernyataan itu.

Kendati telah meminta maaf, warganet tetap mendesak agar Trans7 bertanggung jawab secara etik dan profesional, agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak mencederai kepercayaan publik terhadap media nasional.(np)

Editor : Nur Pramudito
#ponpes lirboyo #Xpose Uncensored #boikot #viral #kiai #tagar #trans7 #pesantren