RADARSOLO.COM – Nama Dheninda Chaerunnisa, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) kini jadi sorotan publik usai terekam kamera mencibir orator demo di depan Kantor DPRD pada Senin (13/10/2025).
Video yang pertama kali diunggah akun TikTok @GebrakGorontalo tersebut menunjukkan Dheninda mengenakan busana ungu kemerahan, berdiri di antara massa aksi dari Aliansi Masyarakat Peduli Gorontalo Utara (AMP-Gorut).
Saat salah satu orator menyampaikan aspirasi mereka adanya oknum calo PPPK Paruh Waktu.
Di tengah-tengah orasi itu, tampak ekspresi wajah Dheninda seperti mengejek dan meremehkan, memicu reaksi keras dari publik.
"Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara Fraksi NasDem diduga mencibir massa aksi saat menyampaikan aspirasi," tulis keterangan unggahan di X, yang kemudian jadi viral
Perilaku Dheninda dianggap tidak pantas sebagai wakil rakyat yang seharusnya mendengarkan suara masyarakat.
Koordinator aksi, Andi S. Buna, menilai sikap tersebut mencederai etika dan semangat demokrasi.
Siapa dari Partai Apa Dheninda Chaerunnisa?
Dheninda merupakan pendatang baru di dunia politik, di bawah bendera Partai Nasdem.
Meski baru terjun, ia langsung terpilih dengan perolehan suara terbanyak di dapilnya, yakni 2.846 suara.
Perolehan tersebut membuatnya langsung menempati posisi strategis sebagai Ketua Komisi III di usianya saat itu, 21 tahun.
Wanita kelahiran 2 April 2003 itu merupakan alumni SMA Islam Swasta di Makassar dan lulusan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad).
Di media sosial, Dheninda cukup aktif melalui akun Instagram pribadinya, @dinychaerunnisa_, yang sering menampilkan aktivitas politiknya, termasuk momen saat ia menemui massa aksi yang kini viral tersebut.
Di tengah ramainya kritik, Dheninda sempat menulis unggahan bernada reflektif di Instagram Story-nya.
"Aku gak mau mengotori lisan dan jariku untuk membalas perkataan orang-orang yang tidak suka denganku. Karena terkadang ketika seseorang tidak menyukaiku itu bukan berarti selalu ada yang salah dalam hidupku," tulisnya.
Meski sudah memberikan klarifikasi tersirat, video itu masih menuai reaksi pro dan kontra di jagat maya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria