RADARSOLO.COM – Kabar baik bagi para pencari kerja! Pemerintah kembali memberi sinyal kuat akan dibukanya seleksi CPNS 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa anggaran untuk pelaksanaan CPNS 2026 sudah disiapkan pemerintah.
"Anggaran untuk kementerian baru sudah diakomodasi, dan sedang dihitung potensi penambahan ke daerah. Semua keputusan ini tentu akan dibahas bersama DPR," jelas Purbaya.
Seleksi CPNS Direncanakan Setahun Sekali
Plt Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen BKN, Aris Windiyanto, dalam Forum Tematik Bakohumas menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan pelaksanaan seleksi CPNS 2026.
Baca Juga: Link dan Cara Daftar PPG Calon Guru 2025, Lengkap dengan Syarat dan Tahapan Seleksi
Menurutnya, seleksi calon ASN idealnya dilakukan setahun sekali, namun jika tidak memungkinkan akan digelar dua tahun sekali.
“Untuk 2026 kita berharap ada. Kalau bisa setiap tahun ada pengadaan calon ASN, kalau tidak bisa ya dua tahun sekali,” ujar Aris.
Peluang Formasi CPNS 2026
Banyak atau sedikitnya formasi ASN di tahun 2026 akan bergantung pada kebutuhan masing-masing daerah.
Semakin besar kebutuhan aparatur sipil negara, maka semakin besar pula formasi yang akan diajukan oleh pemerintah daerah.
10 Daerah dengan Jumlah PNS Paling Sedikit
Berdasarkan data statistik Badan Kepegawaian Negara (BKN), terdapat 10 daerah dengan jumlah PNS aktif paling sedikit.
Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa daerah-daerah tersebut kemungkinan akan membuka banyak formasi baru pada seleksi CPNS 2026.
Berikut daftar 10 daerah dengan jumlah PNS paling sedikit:
-
Papua Selatan – 17 Ribu
-
Papua Barat Daya – 21 Ribu
-
Papua Pegunungan – 21 Ribu
-
Kalimantan Utara – 21 Ribu
-
Papua Tengah – 25 Ribu
-
Papua Barat – 27 Ribu
-
Kepulauan Bangka Belitung – 30 Ribu
-
Gorontalo – 31 Ribu
-
Sulawesi Barat – 33 Ribu
-
Kepulauan Riau – 38 Ribu
Dengan jumlah aparatur aktif yang masih minim, kesepuluh wilayah tersebut diperkirakan akan menjadi prioritas penerimaan CPNS 2026.(np)
Editor : Nur Pramudito