Program Makan Bergizi Gratis di Jateng Telah Sasar 5,7 Juta Penerima Manfaat, Gubernur Luthfi Dampingi Kapolri Resmikan SPPG Polrestabes Semarang

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Sabtu, 18 Oktober 2025 | 02:41 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi (tengah) dampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmikan SPPG Polrestabes Semarang di kompleks Asrama Polisi Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (17/10/2025).
Gubernur Ahmad Luthfi (tengah) dampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmikan SPPG Polrestabes Semarang di kompleks Asrama Polisi Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (17/10/2025).

RADARSOLO.COM- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah per 16 Oktober 2025 sudah menyasar sebanyak 5.750.525 penerima manfaat.

Penerima manfaat itu terdiri dari siswa TK hingga SMA/SMK, santri pondok pesantren, serta kelompok ibu hamil (bumil), ibu menyusui, dan balita.

Adapun jumlah Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah tercatat sudah ada 1.836 unit, terdiri dari SPPG Mitra, SPPG Polri, SPPG TNI, dan SPPG Ponpes.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan SPPG Polrestabes Semarang di kompleks Asrama Polisi Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (17/10/2025).

Secara bersamaan, kapolri juga meluncurkan operasional 35 unit SPPG dan groundbreaking kurang lebih 27 SPPG.

Dengan tambahan 35 unit SPPG tersebut, total sudah ada 100 SPPG Polri yang ada di wilayah Jawa Tengah.

Kapolri berharap, SPPG yang dibangun di Jawa Tengah dapat memberikan manfaat kepada 400 ribu orang penerima dan memberikan lapangan pekerjaan untuk sekitar 5.000 orang.

"Saat ini kami terus melakukan pembangunan, kita masuk ke 672 SPPG dan terus akan kita laksanakan untuk bisa mencapai target 1.000 lebih SPPG (se-Indonesia)," kata Kapolri.

Kapolri Perintahkan SOP Ketat Higienitas dan Kualitas Makanan SPPG Polri, Gubernur Luthfi Dorong Akselerasi Sertifikat Laik Higiene

Kapolri meminta kepada seluruh SPPG Polri menerapkan SOP ketat terkait higienitas dan kualitas makanan.

Juga personel agar mengawal mulai dari distribusi sampai pasca makan.

Pantauan harus dilakukan setiap hari untuk mengontrol kualitas makanan.

Baca Juga: Peringati Pertempuran Lima Hari di Semarang, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Gelorakan Semangat Perjuangan

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, MBG merupakan program pemerintah pusat yang tentu harus didukung oleh pemerintah daerah.

Oleh karena itu, akselerasi di Jawa Tengah terus dilakukan. Mulai dari membuat Satgas MBG untuk percepatan pembangunan SPPG, sampai membuat posko aduan masalah MBG yang berada di kabupaten/kota. Posko aduan tersebut beroperasi selama 24 jam.

Luthfi menambahkan, pengawasan keamanan pangan yang telah dilaksanakan di SPPG yang ada di wilayahnya.

Gubernur mendorong agar ada akselerasi penerbitan sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS).

"Ini sudah kita sosialisasikan dan ini kita masifkan di seluruh kabupaten/kota," jelasnya. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
Sumber : Pemprov Jateng
Mbg kapolri Listyo Sigit sppg polrestabes semarang Gubernur Jateng Ahmad Luthfi