Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gubernur Ahmad Luthfi Tantang Perpit Jateng Tumbuhkan Ekonomi Baru dan Kalahkan Investasi Asing, Soroti Realisasi Investasi Rp57 Triliun

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 19 Oktober 2025 | 19:10 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi hadiri pelantikan pengurus Perpit Jawa Tengah periode 2025-2030 di PO Hotel, Semarang, Sabtu (18/10/2025) malam.
Gubernur Ahmad Luthfi hadiri pelantikan pengurus Perpit Jawa Tengah periode 2025-2030 di PO Hotel, Semarang, Sabtu (18/10/2025) malam.

RADARSOLO.COM-Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada pengusaha Tionghoa yang tergabung dalam Persatuan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) wilayah setempat, agar menumbuhkan perekonomian baru di Provinsi Jateng.

Itu disampaikan Luthfi saat menghadiri pelantikan pengurus Perpit Jawa Tengah periode 2025-2030 di PO Hotel, Semarang, Sabtu (18/10/2025).

Hadir dalam acara tersebut walikota-wakil walikota Semarang, ketua Kadin Jateng, dan stakeholder terkait.

"Saya yakin dan percaya, dengan adanya pengurus baru ini, nanti mampu menumbuhkembangkan ekonomi baru, tidak hanya di Kota Semarang tetapi juga seluruh Provinsi Jawa Tengah," kata Luthfi dalam sambutannya.

Menurut Luthfi, Jawa Tengah menjadi episentrum pembangunan nasional. Bahkan juga menjadi daya tarik investor.

Berdasarkan data, realisasi investasi di Jawa Tengah sampai kuartal III 2025 mencapai Rp57 triliun.

Penanaman modal asing (PMA) masih mendominasi dengan total 65% dari jumlah investasi tersebut. Sisanya adalah penanaman modal dalam negeri.

"Perpit hari ini harus ikut mewarnai daripada pembangunan di Jawa Tengah. Perpit harus menjawab tantangan untuk mengalahkan investasi dari luar negeri," jelasnya.

Jateng Tawarkan Tenaga Kerja Kompetitif, Keamanan Investasi dan Perizinan Mudah

Luthfi mengungkapkan, faktor yang membuat Jawa Tengah menarik bagi investor antara lain tenaga kerja yang kompetitif, jaminan keamanan dan ketertiban dalam berinvestasi, tidak ada premanisme, izin dipermudah, dan lainnya.

Gubernur mendorong agar diperbanyak industri padat karya di Provinsi Jateng agar mampu menyerap tenaga kerja.

Tokoh Perpit Jawa Tengah Iwan Santoso mengatakan, Perpit memiliki visi misi untuk meningkatkan kerja sama antara dunia usaha dengan pemerintah.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis di Jateng Telah Sasar 5,7 Juta Penerima Manfaat, Gubernur Luthfi Dampingi Kapolri Resmikan SPPG Polrestabes Semarang

Sekaligus menjembatani hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dengan Tionghoa.

"Kami harap dengan kepemimpinan yang baru akan dapat bekerja sama lebih baik dan maksimal, kemudian mampu memberikan kontribusi pada perekonomian di Jawa Tengah dan Indonesia," ujarnya.

Adapun Ketua Perpit Jawa Tengah 2025-2030, Siek Siang Yung atau akrab disapa Ayung menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Luthfi yang telah memberikan kemudahan dalam perizinan dan investasi di Jawa Tengah.

Ia berharap hal itu bisa terus dilakukan sehingga iklim investasi di Jawa Tengah terus berkembang ke arah yang semakin baik.

"Jawa Tengah memiliki iklim usaha yang bagus. Perizinan bagus, mudah, lebih bagus daripada sebelumnya. Ini bentuk dukungan Gubernur kepada para pengusaha. Kami berharap bisa lebih bagus lagi," jelasnya saat audiensi dengan gubernur belum lama ini. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#perpit #investasi #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi #investor #Tumbuhkan Ekonomi