RADARSOLO.COM - Kasus korupsi yang menjerat anggota DPR RI, Heri Gunawan (HG), kini menyeret nama baru yang tengah jadi perbincangan publik.
Sosok perempuan bernama Fitri Assiddikki (FA), pengusaha kuliner asal Kota Sukabumi, mendadak menarik perhatian setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan adanya aliran dana bernilai fantastis yang mengarah padanya.
Dari seorang pebisnis lokal yang dikenal lewat usaha kuliner, kini Fitri Assiddikki diduga turut menikmati hasil dari dana haram berupa mobil mewah senilai sekitar Rp1 miliar.
Siapa sebenarnya sosok FA ini dan bagaimana keterkaitannya dengan kasus besar yang melibatkan HG?
Berikut lima fakta penting tentang dirinya yang berhasil terungkap sejauh ini.
1. Diduga Terima Uang dan Mobil Mewah Bernilai Fantastis
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Fitri Assiddikki diduga menerima aliran dana dari Heri Gunawan dalam jumlah miliaran rupiah.
Tak hanya uang tunai yang mencapai lebih dari Rp2 miliar, KPK juga menemukan adanya pembelian mobil mewah senilai sekitar Rp1 miliar yang disebut menggunakan dana hasil korupsi.
Sebagai bagian dari penyidikan, KPK telah menyita mobil tersebut untuk dijadikan barang bukti.
2. Dikenal sebagai Pemilik Kedai Iga Bakar Populer di Sukabumi
Di kalangan masyarakat Sukabumi, Fitri dikenal sebagai pengusaha kuliner sukses.
Ia memiliki sebuah kedai iga bakar terkenal di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cikole.
Usahanya ini sempat menjadi simbol kemandirian dan kesuksesan perempuan muda di daerahnya.
Namun, citra positif itu kini tercoreng sejak muncul dugaan bahwa sebagian modal bisnisnya mungkin berasal dari aliran dana korupsi yang melibatkan HG.
3. Usaha Kuliner Mendadak Tutup Secara Misterius
Menambah tanda tanya publik, kedai milik Fitri Assiddikki tiba-tiba berhenti beroperasi dua pekan terakhir.
Penutupan tersebut terjadi tak lama setelah KPK menetapkan Heri Gunawan sebagai tersangka.
Hingga kini, belum diketahui apakah langkah itu berkaitan langsung dengan penyidikan kasus atau sekadar alasan bisnis biasa.
Kondisi ini menimbulkan banyak spekulasi di kalangan warga Sukabumi.
4. Pernah Jadi Model dan Tenaga Ahli DPR
Sebelum terjun ke dunia usaha, Fitri Assiddikki memiliki latar belakang karier yang beragam.
Ia sempat dikenal sebagai seorang model, dan kemudian bekerja sebagai tenaga ahli di DPR RI.
Dari sinilah diduga awal mula kedekatannya dengan Heri Gunawan terjalin.
Perjalanan kariernya di dunia hiburan dan politik menunjukkan bahwa Fitri bukan sosok sembarangan — ia memiliki koneksi dan pengalaman luas.
5. Dihubungkan Langsung dengan Korupsi Dana CSR
Dalam penyidikan KPK, Fitri Assiddikki berstatus sebagai saksi penerima hasil kejahatan korupsi.
Aliran dana dan pemberian mobil mewah kepadanya diduga berasal dari penyelewengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikelola oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
HG disebut menyalahgunakan kewenangannya untuk memotong dan menyelewengkan dana CSR tersebut demi kepentingan pribadi, dan sebagian hasilnya mengalir ke Fitri.
Kasus ini menggambarkan wajah kelam praktik korupsi yang bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menodai kepercayaan publik.
Kisah Fitri Assiddikki — dari model, tenaga ahli DPR, hingga pengusaha kuliner yang kini terseret kasus hukum — menjadi contoh bagaimana ambisi dan relasi kuasa dapat menjebak siapa pun dalam pusaran korupsi.(np)
Editor : Nur Pramudito