Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Update Kondisi Penumpang KA Purwojaya yang Anjlok di Bekasi, Begini Kronologinya

Syahaamah Fikria • Minggu, 26 Oktober 2025 | 01:23 WIB
KA Purwojaya relasi Gambir-Kroya yang anjlok di Bekasi.
KA Purwojaya relasi Gambir-Kroya yang anjlok di Bekasi.

RADARSOLO.COM — Perjalanan Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir–Kroya, Cilacap mengalami insiden anjlok saat melintas di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (25/10/2025) pukul 14.14 WIB.

Dua gerbong bagian belakang keluar dari rel di kilometer 56+1/2, menyebabkan perjalanan terganggu dan jalur ditutup sementara.

Menurut keterangan resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI), kereta membawa 232 penumpang dengan formasi satu lokomotif, delapan gerbong eksekutif, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit.

Beruntung, seluruh penumpang dilaporkan dalam kondisi selamat tanpa korban luka serius.

Kronologi Kereta Anjlok

Manajer Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan, insiden bermula saat KA Purwojaya baru saja melewati emplasemen Kedunggedeh.

“Masinis melaporkan dua gerbong bagian belakang keluar dari rel sesaat setelah melintas,” terang Ixfan dalam keterangan tertulisnya.

Begitu laporan diterima, petugas KAI di Stasiun Kedunggedeh bersama Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), Tim Jalan Rel, dan Sarana Daop 1 Jakarta langsung dikerahkan ke lokasi.

Mereka melakukan pemeriksaan awal, mengamankan area, serta memastikan keselamatan seluruh penumpang.

“KAI memprioritaskan keselamatan pelanggan. Seluruh penumpang KA Purwojaya dalam kondisi aman dan kami pastikan dapat melanjutkan perjalanan setelah penanganan selesai,” tegas Ixfan.

Proses Evakuasi dan Pengalihan Perjalanan Penumpang

Setelah situasi dinyatakan aman, KAI segera mengevakuasi para penumpang dari rangkaian kereta yang terdampak.

Untuk memastikan mereka tetap sampai di tujuan, perusahaan menyiapkan enam armada bus guna mengantar penumpang menuju stasiun tujuan masing-masing di jalur menuju Cilacap.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Petugas kami di lapangan terus bekerja untuk menormalkan agar perjalanan kereta api dapat segera kembali lancar,” ujar Ixfan.

Selain petugas internal, Polsuska dan aparat kepolisian juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi serta mengimbau warga agar menjauh dari area rel demi kelancaran proses evakuasi.

Penyebab Kereta Anjlok Masih Diselidiki

Hingga kini, penyebab pasti anjloknya KA Purwojaya masih dalam proses investigasi.

KAI menyebut tengah melakukan pemeriksaan teknis terhadap roda, rel, serta sistem sambungan jalur di titik kejadian.

Dugaan awal, penyebab anjloknya kereta mengarah pada faktor teknis di area rel.

Namun demikian, KAI masih melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Petugas gabungan dari Daop 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung turut diterjunkan untuk membantu normalisasi jalur serta mempercepat proses pemulihan layanan.

Jalur Dalam Proses Normalisasi

Meski dua gerbong keluar dari jalur, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam kejadian ini.

KAI memastikan semua awak kereta dan penumpang dalam kondisi aman dan mendapatkan bantuan logistik selama proses evakuasi berlangsung.

“KAI berupaya semaksimal mungkin agar jalur dapat segera kembali beroperasi,” tutup Ixfan. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#penumpang kereta #KA Purwojaya #kai #evakuasi #bekasi #kereta anjlok