RADARSOLO.COM - Setelah sempat lumpuh akibat anjloknya dua gerbong belakang KA Purwojaya relasi Gambir-Kroya di jalur Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) siang, PT Kereta Api Indonesia memastikan kondisi jalur kini berangsur normal.
Satu lintasan sudah kembali bisa dilalui secara terbatas, sementara jalur lainnya masih dalam tahap perbaikan intensif.
KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi usai insiden anjloknya KA Purwojaya sekitar pukul 14.22 WIB.
Insiden tersebut menyebabkan terganggunya arus lalu lintas kereta di jalur lintas utara Jawa selama beberapa jam.
Meski begitu, KAI memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
“KAI memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penumpang serta awak kereta dalam kondisi selamat, dan proses evakuasi telah berjalan lancar,” tulis KAI dalam keterangannya di akun X (Twitter) resmi KAI121.
Sebanyak 232 penumpang KA Purwojaya telah dievakuasi dari lokasi kejadian dengan menggunakan enam unit bus yang disiapkan oleh KAI.
Seluruh perjalanan darurat ini dilakukan dengan pendampingan petugas lapangan, agar para penumpang tetap bisa melanjutkan perjalanan ke stasiun tujuan masing-masing tanpa hambatan berarti.
Satu Jalur Sudah Dibuka, Perjalanan Mulai Dijalankan Bergantian
Tim gabungan dari Daerah Operasi 1 Jakarta bersama unit-unit teknis KAI terus melakukan pemeriksaan dan perbaikan prasarana rel di lokasi anjlokan.
Hasilnya, hingga Sabtu sore, satu jalur sudah kembali beroperasi secara terbatas, memungkinkan sejumlah kereta melintas secara bergantian dengan pengaturan ketat dari petugas.
Sementara itu, jalur lainnya masih dalam tahap penanganan intensif, terutama di area yang terdampak langsung oleh anjlokan dua gerbong KA Purwojaya.
"Beberapa perjalanan kereta api di lintas Kedunggedeh sempat mengalami keterlambatan, namun KAI terus berupaya mengatur perjalanan secara bergantian agar arus lalu lintas kereta tetap berjalan," tulis KAI. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria