RADARSOLO.COM – Memasuki bulan November 2025, PT PLN (Persero) memberikan kepastian bagi seluruh pelanggan.
Tarif listrik untuk golongan non-subsidi dipastikan tidak mengalami perubahan dan tetap stabil hingga akhir tahun 2025.
Artinya, tarif per kilowatt hour (kWh) yang berlaku pada bulan ini sama dengan tarif pada periode Oktober 2025.
Keputusan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penyesuaian tarif listrik dilakukan setiap tiga bulan sekali (triwulan), bukan setiap bulan, mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 yang diperbarui melalui Permen ESDM Nomor 8 Tahun 2023.
Tarif listrik periode Oktober–Desember 2025 ditetapkan stabil dan baru akan disesuaikan kembali jika terjadi perubahan signifikan pada faktor ekonomi makro.
Seperti kurs nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi nasional, dan harga batubara acuan (HBA).
Jaminan Subsidi Penuh untuk Masyarakat Rentan
Pemerintah juga memastikan bahwa 24 golongan pelanggan bersubsidi tetap mendapat bantuan penuh dan tidak mengalami kenaikan tarif.
Kebijakan ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli kelompok masyarakat rentan.
Termasuk kelompok masyarakat sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, dan pelaku UMKM.
Subsidi penuh ini juga bertujuan menjaga kestabilan biaya produksi bagi sektor usaha mikro kecil yang sangat bergantung pada listrik PLN.
Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN (Non-Subsidi) November–Desember 2025
Berikut rincian tarif listrik PLN yang berlaku mulai 1 November hingga 31 Desember 2025 untuk pelanggan non-subsidi:
| Golongan Tarif | Batasan Daya | Tarif per kWh |
| R-1/TR | 900 VA | Rp 1.352,00 |
| R-1/TR | 1.300 VA – 2.200 VA | Rp 1.444,70 |
| R-2/TR | 3.500–5.500 VA | Rp 1.699,53 |
| R-3/TR | 6.600 VA ke atas | Rp 1.699,53 |
| B-2/TR | 6.600–200.000 VA | Rp 1.444,70 |
| B-3/TM | di atas 200 kVA | Rp 1.114,74 |
| I-3/TM | di atas 200 kVA | Rp 1.114,74 |
| I-4/TT | 30.000 kVA ke atas | Rp 996,74 |
| P-1/TR | 6.600–200.000 VA | Rp 1.699,53 |
| P-2/TM | di atas 200 kVA | Rp 1.522,88 |
| P-3/TR | (Penerangan Jalan Umum) | Rp 1.699,53 |
| L/TR, TM, TT | (Lain-lain) | Rp 1.644,52 |
Kebijakan ini bertujuan menjaga transparansi dan memberikan kepastian bagi pelanggan PLN. Penyesuaian tarif berikutnya akan diumumkan pada awal Januari 2026 untuk periode kuartal pertama (Januari–Maret 2026), tergantung hasil evaluasi ekonomi makro. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono