Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gubernur Riau Abdul Wahid Terlibat Kasus Apa? Viral Usai OTT KPK: Benarkah Hanya Dimintai Keterangan?

Syahaamah Fikria • Selasa, 4 November 2025 | 04:20 WIB
Gubernur Riau Abdul Wahid.
Gubernur Riau Abdul Wahid.

RADARSOLO.COM - Nama Gubernur Riau Abdul Wahid mendadak jadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Provinsi Riau, Senin (3/11/2025).

Operasi senyap itu mengamankan sekitar 10 orang, termasuk sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan tersebut.

"Benar, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Provinsi Riau. Sampai saat ini ada sekitar sepuluh orang yang diamankan,” kata Budi dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa tim penyidik KPK masih bekerja di lapangan.

“Tim masih berprogres, nanti akan kami sampaikan perkembangan selanjutnya,” ujarnya.

Dugaan Korupsi di Dinas PUPR Riau

Dari informasi awal yang beredar, OTT ini disebut berkaitan dengan dugaan praktik korupsi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau.

Tim KPK dikabarkan melakukan penggeledahan selama lima jam di kantor Dinas PUPR Riau pada hari yang sama, mulai sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah proses penggeledahan selesai, empat unit mobil Toyota Innova terlihat meninggalkan kantor tersebut.

Selain membawa berkas dan barang bukti, KPK juga mengamankan Kepala Dinas PUPR Riau Arief Setiawan.

"Tidak ada, tidak ada, aman, aman,” ujar Arief singkat sebelum masuk ke mobil Hilux yang membawanya pergi bersama rombongan penyidik KPK.

Klarifikasi Pemprov Riau

Sementara itu, Pemprov Riau melalui Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Teza Darsa membantah kabar bahwa Gubernur Abdul Wahid menjadi tersangka dalam OTT tersebut.

Menurut Teza, Gubernur hanya dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait kasus dugaan korupsi di Dinas PUPR Riau.

"Pak Gubernur hanya dimintai keterangan. OTT dilakukan terhadap salah satu kepala UPT di Dinas PUPR,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Teza menegaskan, Pemprov Riau mendukung penuh langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK.

"Kami mendukung sepenuhnya agar penegakan hukum di Riau berjalan baik. Kita sama-sama menunggu keterangan resmi dari KPK,” tegasnya, diansir dari Riau Pos.(ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Abdul Wahid #ott #viral #kpk #dinas PUPR riau #gubernur riau #korupsi