Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Rute Lengkap Iring-iringan Jenazah Pakubuwono XIII dari Keraton Solo hingga Makam Raja-Raja Imogiri Yogyakarta pada Rabu Besok

Silvester Kurniawan • Rabu, 5 November 2025 | 04:48 WIB
Sri Sultan Hamengkubuwana X melayat Pakubuwono XIII, Selasa (4/10).
Sri Sultan Hamengkubuwana X melayat Pakubuwono XIII, Selasa (4/10).

RADARSOLO.COM — Pemkot Solo menyiapkan pengaturan lalu lintas besar-besaran untuk mengawal prosesi iring-iringan jenazah Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menuju Makam Raja-Raja Mataram Imogiri di Bantul, Yogyakarta, Rabu (5/11/2025).

Prosesi ini diperkirakan akan menyita perhatian publik karena menjadi penghormatan terakhir bagi raja Keraton Solo.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo Ari Wibowo menjelaskan, rekayasa lalu lintas dilakukan setelah menerima permohonan resmi dari pihak Keraton Solo.

Melalui rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), prosesi pelepasan jenazah dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB dari Keraton Solo.

“MRLL disiapkan berdasarkan surat dari Keraton. Kami memastikan seluruh jalur aman dan tidak terjadi kemacetan saat iring-iringan berlangsung,” ujar Ari.

Rute Iring-iringan dari Keraton Solo menuju Loji Gandrung

Iring-iringan jenazah akan keluar melalui Pintu Magangan, lalu bergerak ke arah selatan melewati Alun-Alun Selatan. Selanjutnya, rombongan akan melintas:

- Simpang empat Gading → belok kanan ke Jalan Veteran

- Simpang Gemblegan → belok kanan ke Jalan Yos Sudarso

- Simpang Nonongan → belok kiri ke Jalan Slamet Riyadi

Di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Dishub menerapkan contra flow hingga rombongan tiba di Loji Gandrung, rumah dinas Wali Kota Solo.

Di lokasi ini, peti jenazah dipindahkan dari kereta kencana ke ambulans.

“Rutenya hampir sama seperti Kirab 1 Suro,” kata Ari.

Setelah itu, rombongan bertolak ke Yogyakarta melalui jalur nasional, bukan melalui tol.

Dishub dan Polresta Surakarta menerapkan sistem buka-tutup jalan situasional.

Ruas jalan hanya ditutup sementara ketika iring-iringan melintas, lalu dibuka kembali begitu situasi memungkinkan.

Operasional Batik Solo Trans (BST) juga disesuaikan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama.

Ari menegaskan, kendaraan darurat seperti ambulans atau pemadam kebakaran tetap menjadi prioritas.

“Prinsipnya fleksibel, tertib, dan mengutamakan keselamatan,” imbuhnya.

Masyarakat yang ingin menyaksikan atau memberi penghormatan diminta tetap berada di area aman seperti trotoar dan jalur pedestrian.

Pengamanan Berlapis di Wilayah DIY

Sesampainya di perbatasan Jawa Tengah–DIY, pengamanan beralih ke jajaran Polda DIY.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan, pengamanan melibatkan personel gabungan dari Polda DIY, Polresta Sleman, hingga Polres Bantul.

“Pengamanan dilakukan mulai jalur masuk hingga lokasi pemakaman. Kami juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah dan Polresta Solo,” jelas Ihsan.

Rute Iring-iringan di Wilayah Yogyakarta

Dari perbatasan Jawa Tengah, ambulans pembawa jenazah akan melalui rute:

- Jalan Solo-Yogyakarta

- Ring Road Selatan

- Gondowulung

- Simpang Karangturi

- Jalan Imogiri Timur

- Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri, Bantul

Personel kepolisian akan disiagakan di titik rawan kemacetan karena diperkirakan warga akan memadati sepanjang jalur untuk menyampaikan penghormatan terakhir.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan turut mengantarkan almarhum untuk tetap tertib, mematuhi peraturan yang berlaku, serta memperhatikan arahan petugas,” pesan Ihsan. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#PB XIII #iring-iringan jenazah #Keraton Solo #Sinuhun Pakubuwono XIII #makam raja imogiri #Pakubuwono XIII #keraton kasunanan surakarta