RADARSOLO.COM – Proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) atau BLTS Rp900 ribu masih terus berjalan hingga November 2025.
Hal ini menjadi kabar baik bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), termasuk nasabah Bank Mandiri yang selama ini menjadi salah satu bank penyalur bansos.
Pemerintah telah mengonfirmasi bahwa BLT Kesra senilai Rp900 ribu untuk periode Triwulan IV tahun 2025 mulai cair.
Namun, pencairan dilakukan bertahap, sehingga tidak semua penerima langsung mendapatkan dana di hari yang sama.
Menurut informasi dari kanal YouTube Kabar Bansos, BLT Kesra per 3 November 2025 telah ditransfer ke rekening KPM dengan KKS di Bank BSI, BRI, dan BNI.
Sementara itu, untuk pemegang KKS Bank Mandiri, penyaluran dijadwalkan mulai masuk pada pekan ini ke rekening masing-masing penerima.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah pada gelombang terakhir triwulan IV tahun ini.
Pemerintah menargetkan semua jenis bansos, termasuk PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dan BLT Kesra—sudah selesai dicairkan sebelum pertengahan November 2025.
Cara Cek Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu
Pemerintah mengimbau KPM untuk tidak terburu-buru datang ke bank atau kantor pos karena penyaluran dilakukan bergiliran berdasarkan data masing-masing daerah.
KPM dapat mengecek apakah dana BLT Kesra sudah masuk melalui dua cara berikut:
1. Cek saldo via mesin ATM bank penyalur sesuai KKS (Bank Mandiri, BNI, BRI, atau BSI).
2. Melalui aplikasi mobile banking sesuai bank penerima (Livin’ by Mandiri, BNI Mobile Banking, BRImo, atau BSI Mobile).
Jika saldo rekening bertambah Rp900.000, berarti dana BLT Kesra tahap IV sudah berhasil masuk dan dapat langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Pendamping sosial PKH biasanya juga akan memberikan pemberitahuan resmi jika dana sudah siap dicairkan, sehingga KPM tidak perlu menunggu di bank atau antre tanpa kepastian.
Catatan Penting bagi KPM
- Pastikan KKS atau rekening masih aktif.
- Jangan mudah percaya pada pihak yang menawarkan bantuan mencairkan dana dengan meminta biaya.
- Informasi resmi hanya diberikan oleh pendamping sosial, Dinas Sosial kabupaten/kota, atau melalui bank penyalur. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria