RADARSOLO.COM - Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) pada periode akhir tahun 2025.
Masyarakat dalam kategori kurang mampu, miskin dan rentan miskin yang telah masuk daftar keluarga penerima manfaat (KPM), berhak menerima program bansos, mulai Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra).
Semua bantuan tersebut mulai dicairkan pada triwulan IV tahun ini dan bisa dicek menggunakan NIK di KTP.
BLT Kesra menjadi bansos tambahan di luar PKH dan BPNT. Menyasar 35.046.783 KPM yang masuk desil 1 hingga desil 4.
Bantuan ini diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendukung kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.
Cara Cek Penerima Bansos dengan NIK KTP
Warga cukup menyiapkan NIK 16 digit yang tertera di KTP atau Kartu Keluarga.
Status penerima bisa dicek melalui dua metode:
Cek Secara Online
1. Via situs resmi Kemensos
- Buka laman: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.
- Ketik nama lengkap sesuai KTP.
- Masukkan kode captcha.
- Klik “Cari Data”.
2. Via aplikasi “Cek Bansos”
- Unduh aplikasi dari Play Store.
- Klik “Buat Akun”.
- Isi data diri: nama, NIK, alamat, email, dan password.
- Unggah foto KTP dan swafoto.
- Setelah akun aktif, masuk menu Profil untuk melihat status penerima bansos.
Cek Secara Offline
Bagi warga yang tidak memiliki akses internet:
- Datangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) setempat,
- Bawa KTP atau KK,
- Atau minta pengecekan melalui RT/RW atau kelurahan.
Dinsos dan perangkat desa memiliki akses ke data resmi penerima bansos, sehingga bisa memberi informasi apakah nama warga masuk dalam daftar atau tidak.
Jadwal Pencairan Bansos 2025
Pencairan bansos dilakukan per triwulan (empat kali dalam setahun):
- Tahap 1 Januari – Maret
- Tahap 2 April – Juni
- Tahap 3 Juli – September
- Tahap 4 Oktober – Desember (termasuk pencairan November–Desember 2025).
Tanggal pencairan tidak ditetapkan secara spesifik. Untuk itu, masyarakat penerima manfaat diminta rutin memeriksa status melalui situs/aplikasi.
Sebab, pencairan bansos bisa dilakukan pada minggu pertama hingga keempat.
Besaran Dana Bansos yang Cair pada 2025
1. PKH (Program Keluarga Harapan)
Besarannya berbeda sesuai kategori penerima:
- Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
- Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap)
- Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap)
- Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap)
- Disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
- Lansia 60+: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 per tahun (Rp2.700.000)
2. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)
- Besaran: Rp200.000 per bulan
- Dicairkan setiap 3 bulan sekali, dengan sekali pencairan menjadi Rp600.000
- Dana masuk ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera)
3. BLT Kesra (BLT Kesejahteraan Rakyat)
- Program khusus sesuai arahan Presiden Prabowo melalui Menko Perekonomian.
- Besaran: Rp300.000 per bulan
- Berlaku selama Oktober – Desember 2025
- Total diterima dalam sekali pencairan: Rp900.000
Dengan rutin mengecek status bansos menggunakan NIK, masyarakat dapat memastikan apakah bantuan sudah cair dan dana sudah masuk ke rekening. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria