RADARSOLO.COM – Memasuki awal November 2025, pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima PKH dan BPNT.
Selain bantuan rutin, setidaknya ada tiga jenis bansos tambahan yang mulai diterima sejumlah KPM.
Berdasarkan pengecekan melalui aplikasi Cek Bansos, beberapa penerima bahkan melaporkan bahwa saldo yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mencapai lebih dari Rp3 juta.
A. Daftar Tiga Bansos Tambahan yang Sudah Cair
Tambahan bansos tersebut terdiri dari bantuan dalam bentuk uang maupun barang kebutuhan pokok.
-
BLTS Kesra Rp900.000
Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) mulai dicairkan dengan nilai Rp900 ribu, ditujukan untuk KPM yang berada di desil 1–4, terutama keluarga dengan kondisi ekonomi paling rentan.
-
Cairnya Dana Program Indonesia Pintar (PIP)
Dana pendidikan PIP mulai masuk ke rekening siswa, contohnya jenjang SMP dengan nominal Rp750.000 yang langsung dikirim ke tabungan PIP.
-
Bantuan Non-Tunai untuk BPNT
KPM BPNT, termasuk yang juga menerima PKH, kembali mendapatkan bantuan berupa sembako: 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan pangan.
B. Update Penyaluran Bansos PKH & BPNT Tahap 4 (Oktober–Desember 2025)
Proses penyaluran bansos reguler tahap 4 melalui KKS bank-bank Himbara menunjukkan progres berbeda-beda di setiap bank.
Sebagian KPM belum menerima pencairan pada awal November karena masih menunggu penyelesaian administrasi, seperti verifikasi rekening atau penerbitan SPM.
Selain itu, penyaluran tidak dilakukan serentak karena jumlah penerima lebih dari 10 juta keluarga.
Khusus KPM yang baru pindah dari PT Pos ke KKS, pencairan baru dapat dilakukan setelah kartu aktif.
Berikut update per bank:
-
BSI dan Bank Mandiri sudah mulai mencairkan dana PKH dan BPNT.
-
BRI baru menyalurkan BPNT, sedangkan PKH kemungkinan belum diproses.
-
BNI masih belum melakukan penyaluran baik BPNT maupun PKH.
C. Mekanisme BLTS Kesra Melalui PT Pos Indonesia
KPM yang tidak memiliki KKS tetap dapat menerima BLTS Kesra melalui PT Pos Indonesia.
Data penerima telah selesai diverifikasi, dan penerima akan mendapat surat panggilan untuk melakukan pencairan di kantor pos, balai desa, atau kelurahan.
Penyaluran lewat PT Pos memiliki sejumlah keunggulan:
-
Lansia atau penerima yang sakit dapat meminta layanan antar ke rumah.
-
Anggota keluarga yang tercantum dalam satu KK bisa menggantikan penerima utama jika tidak bisa hadir.