RADARSOLO.COM - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) atau BLTS sebesar Rp900.000 masih berlangsung pada November 2025.
Bantuan ini menyasar 35.046.783 keluarga penerima manfaat KPM yang masuk dalam kategori miskin dan rentan miskin atau desil 1 hingga desil 4.
Serta terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
BLT Kesra diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun 2025 sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Adapun pencairan bantuan sudah dimulai sejak 20 Oktober 2025. Namun, hingga November ini, tak sedikit calon penerima yang belum mendapat pencairan.
Untuk itu, penting bagi KPM untuk mengetahui cara cek status penerima dengan benar. Agar tak justru terjebak informasi palsu yang beredar di medsos.
Kabar baiknya, status penerima bisa dicek hanya lewat HP, tanpa harus datang ke kelurahan atau kantor desa.
Cara Cek Penerima BLT Kesra Rp900.000 via HP
Ada dua metode untuk mengecek status penerima:
1. Cek via Website Resmi Kemensos (tanpa aplikasi)
- Buka browser HP lalu akses link Link resmi https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Pilih domisili (provinsi > kabupaten/kota > kecamatan > desa/kelurahan).
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Klik "Cari Data".
- Jika terdaftar, sistem akan menampilkan
- Nama penerima
- Jenis bantuan (termasuk BLT KESRA)
- Periode pencairan
- Status pencairan (sudah cair / menunggu penjadwalan)
2. Cek lewat Aplikasi “Cek Bansos” Kemensos (lebih lengkap)
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store.
- Registrasi dengan klik “Buat Akun”.
- Isi data lengkap (nama, NIK, alamat, email, password).
- Unggah foto KTP dan foto selfie.
- Verifikasi jika diminta melalui email.
- Login, lalu buka menu Profil / Daftar Bantuan.
Di aplikasi ini, penerima dapat melihat jenis bantuan apa saja yang diterima, mengecek status penyaluran, serta mengajukan usulan jika belum terdaftar (fitur Usul-Sanggah).
Jadwal Pencairan BLT Kesra November 2025
Jadwal penyaluran BLT Kesra mulai dicairkan sejak 20 Oktober 2025.
Pencairan lewat bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) maupun Pos Indonesia (kantor pos) berlangsung bertahap hingga Desember 2025
Setiap daerah memiliki jadwal berbeda sesuai proses verifikasi.
Pemerintah menargetkan anggaran BLT Kesra sebesar Rp31,5 triliun tersalurkan sebelum akhir November 2025.
Hal ini seperti ditegaskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Dia memastikan, pencairan BLT Kesra berjalan cepat demi menambah daya dorong ekonomi kuartal IV.
“Saya harapkan November sudah habis semua yang Rp31,5 triliun untuk memberikan dorongan tambahan lagi ke perekonomian,” ujar Purbaya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria