Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Cucu Soeharto Minta Doa Restu di Tengah Pro Kontra Gelar Pahlawan Nasional: Sebut Kesalahan Hal Wajar

Syahaamah Fikria • Minggu, 9 November 2025 | 19:18 WIB
Presiden ke-2 RI Soeharto.
Presiden ke-2 RI Soeharto.

RADARSOLO.COM — Polemik pengusulan Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai pahlawan nasional terus mengemuka. Di tengah derasnya perdebatan publik mengenai rekam jejak kepemimpinan Soeharto, pihak keluarga akhirnya buka suara.

Cucu Soeharto, Danty I Purnamasari menegaskan bahwa perdebatan soal sosok publik adalah sesuatu yang wajar dan manusia tidak pernah lepas dari kesalahan.

“Pro dan kontra itu hal biasa. Namanya manusia juga tidak luput dari kesalahan,” ujar Danty saat ditemui di kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Minggu (9/11/2025).

Meski demikian, Danty berharap publik tidak hanya terpaku pada sisi negatif masa pemerintahan Soeharto.

Melainkan juga menilai kontribusi pembangunan yang menurutnya masih dirasakan hingga saat ini.

“Kami hanya berharap masyarakat melihat juga hal positif yang pernah beliau lakukan. Dampak pembangunan era beliau masih banyak dirasakan sampai sekarang,” ungkapnya.

Keluarga Sudah Mendapat Informasi Pengusulan

Danty mengungkapkan bahwa keluarga Soeharto telah menerima kabar bahwa pengusulan gelar pahlawan nasional akan diumumkan pada 10 November, bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Namun, Danty belum memastikan apakah keluarga sudah menerima undangan resmi dari pemerintah.

“Soal undangan, saya belum bisa menjawab. Tapi mohon doa restunya, mudah-mudahan Pak Harto mendapatkan gelar pahlawan,” tambahnya.

49 Nama Calon Pahlawan, Ada Soeharto dan Marsinah

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengonfirmasi bahwa daftar nama calon penerima gelar pahlawan nasional sudah diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Penyerahan dilakukan Menteri Kebudayaan Fadli Zon selaku perwakilan Dewan Gelar.

“Sudah diserahkan ke Presiden. Pak Fadli Zon menghadap Presiden untuk menyerahkan nama-nama yang dianggap memenuhi syarat,” ujar Gus Ipul, Sabtu (8/11/2025).

Ada total 49 nama yang diusulkan tahun ini. Terdiri dari 40 nama baru serta 9 nama lanjutan yang pernah diajukan sebelumnya namun belum ditetapkan.

Dalam daftar tersebut terdapat beberapa tokoh penting. Antara lain Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur hingga aktivis buruh Marsinah.

“Nama Marsinah masuk sebagai pejuang buruh dari total 49 nama itu,” jelasnya.

Gus Ipul menambahkan, pengumuman resmi akan disampaikan langsung oleh Presiden. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#soeharto #hari pahlawan #pahlawan nasional #presiden #cucu Soeharto