RADARSOLO.COM – Menjelang pelaksanaan Jumenengan PB XIV di Keraton Surakarta, perhatian publik ikut tertuju pada keluarga besar mendiang SISKS Pakubuwono XIII.
Salah satu sosok yang kembali mencuri perhatian adalah KRAy Endang Kusumaningdyah, istri pertama PB XIII sekaligus ibu dari GKR Timoer RumbaiKusuma Dewayan, perempuan yang kini menjadi Ketua Panitia Hajad Dalem Jumenengan PB XIV.
Nama KRAy Endang kembali ramai dibicarakan karena putrinya, GKR Timoer, berada di garda terdepan dalam menyiapkan upacara penobatan raja baru.
Lantas, siapa sebenarnya sosok KRAy Endang Kusumaningdyah?
Bukan Permaisuri, tetapi Istri Pertama PB XIII
KRAy Endang Kusumaningdyah—yang sebelum menikah bernama Nuk Kusumaningdyah—merupakan istri pertama PB XIII, jauh sebelum sang suami ditetapkan sebagai raja Keraton Surakarta Hadiningrat.
Meski menjalani pernikahan dengan PB XIII, statusnya tidak pernah menjadi permaisuri, karena keduanya telah bercerai sebelum PB XIII resmi naik takhta.
Namun begitu, perannya dalam sejarah keluarga keraton tetap besar karena dari pernikahan ini lahir tiga putri yang kini menjadi bagian dari sentana dalem.
Dikaruniai Tiga Putri
Dari pernikahannya dengan PB XIII, KRAy Endang memiliki tiga putri:
- GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani
- GRAy Devi Lelyana Dewi
- GRAy Dewi Ratih Widyasari
Ketiganya merupakan penerus garis keturunan PB XIII dan masih terlibat aktif dalam berbagai kegiatan adat serta kelestarian tradisi Keraton Surakarta.
Keberadaan putri-putri inilah yang membuat KRAy Endang tetap mendapat tempat penting dalam dinamika keluarga keraton, meskipun ia tidak menyandang gelar permaisuri.
Potret Kebersamaan Keluarga
Walau tidak lagi menjadi bagian dari hiruk-pikuk internal keraton, KRAy Endang tetap hadir dalam momen-momen keluarga, termasuk kegiatan anak-anaknya.
Di akun Instagram pribadinya @kraynuk.kusumaningdyah, ia sering membagikan aktivitas sehari-hari, mulai dari travelling hingga momen kebersamaan bersama anak dan cucu.
Dia juga sangat aktif membagikan postingan, baik itu selfie hingga potret bareng keluarga besar. Beberapa postingan juga menunjukkan KRAy saat berada di kompleks Keraton Solo.
Menariknya, salah satu putrinya, GKR Timoer Rumbai, kini menjadi figur kunci dalam penyelenggaraan Jumenengan PB XIV.
Meski tidak muncul dalam aktivitas persiapan acara, namanya kembali menjadi perbincangan di tengah proses suksesi di Keraton Solo.(ria)
Editor : Syahaamah Fikria