Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jangan Khawatir! Ini 4 Bantuan Tambahan yang Masih Cair di Akhir 2025 Setelah PKH dan BPNT Tahap 4

Tri wahyu Cahyono • Senin, 17 November 2025 | 02:40 WIB
Ilustrasi distribusi Bansos kepada warga yang berhak menerima.
Ilustrasi distribusi Bansos kepada warga yang berhak menerima.

RADARSOLO.COM- Kekhawatiran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bahwa bantuan akan terhenti setelah penyaluran PKH Tahap 4, BPNT Tahap 4, dan BLT Kesra Rp900.000 berakhir, kini terjawab.

Pemerintah memastikan masih ada empat bantuan tambahan yang siap dicairkan pada triwulan keempat 2025.

Bantuan ini merupakan skema pelengkap untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah beban akhir tahun.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengonfirmasi bahwa penyaluran program reguler utama (PKH dan BPNT Tahap 4) dan BLT Kesra berlangsung sepanjang Oktober hingga Desember 2025.

Penyaluran ini bersifat bertahap ke lebih dari 18 juta KPM PKH/BPNT dan 35 juta penerima BLT Kesra (dari Desil 1–4).

Berikut adalah empat bantuan pelengkap yang masih bisa dicairkan oleh penerima PKH dan BPNT yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN):

1. Program Indonesia Pintar (PIP) Termin III

Tujuan: Biaya pendidikan anak sekolah dari keluarga prasejahtera.

Penyelenggara: Kemendikbudristek.

Status: Dana PIP Termin III (alokasi Oktober–Desember 2025) telah resmi dimulai sejak awal Oktober, menargetkan lebih dari 17 juta siswa.

Besaran: Rp450.000 (SD), Rp750.000 (SMP), dan Rp1.000.000 (SMA/SMK) per tahun.

Mekanisme: Ditransfer langsung ke rekening siswa/wali murid via Bank Himbara.

Baca Juga: Update Bansos Pertengahan November 2025: PKH, BPNT, BLT Kesra, Bantuan Pangan, hingga Bonus PIP Mulai Cair

2. Bansos Penebalan Pangan (CBP dan CPP)

Tujuan: Memperkuat ketahanan pangan KPM dan menekan inflasi.

Penyelenggara: Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog.

Penerima: 18,3 juta KPM yang terdaftar dalam DTKS kelompok Desil 1-4, khususnya penerima BPNT aktif atau gabungan PKH-BPNT.

Besaran:

Beras: 20 kg (untuk alokasi dua bulan, Oktober–November).

Minyak Goreng: 4 liter merek Minyak Kita.

Anggaran: Total anggaran program ini mencapai Rp13,9 triliun.

3. Bansos Asistensi Anak Yatim Piatu (YAPI)

Tujuan: Membantu kebutuhan pendidikan dasar anak yatim/piatu dari keluarga penerima PKH.

Penerima: 1,2 juta anak YAPI yang terdaftar dalam DTSEN per September 2025.

Besaran: Rp200.000 per anak per bulan (total Rp600.000 per tahap).

Status: Penyaluran Tahap 4 resmi dimulai pada awal November 2025 melalui transfer langsung ke rekening YAPI di 34 provinsi. Hingga pertengahan November, 92% dana telah tersalurkan di daerah 3T.

Baca Juga: Jadwal Bansos 2026 Diumumkan, Pemerintah Naikkan Anggaran dan Evaluasi Penerima

4. Bansos Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JKN)

Tujuan: Memberikan jaminan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat miskin.

Penyelenggara: Kemensos melalui BPJS Kesehatan.

Penerima: 32 juta peserta dari segmen masyarakat miskin yang terdaftar dalam DTSEN.

Manfaat: Iuran sebesar Rp42.000 per orang per bulan ditanggung penuh oleh APBN, memungkinkan penerima memperoleh Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk akses layanan kesehatan kelas 3 secara gratis.

Menteri Sosial menegaskan bahwa PBI-JKN adalah benteng perlindungan bagi keluarga rentan di tengah gejolak ekonomi global.

Keberhasilan penyaluran Bansos ini membuktikan bahwa akses kesehatan merata bukan lagi mimpi, tetapi realitas bagi jutaan rakyat Indonesia. (wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#pencairan bansos #bpnt #pkh #Tahap 4 #2025