Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sembilan Bansos Siap Dicairkan hingga Akhir November 2025, Enam Tunai dan Tiga Non Tunai Menanti KPM

Nur Pramudito • Jumat, 21 November 2025 | 16:09 WIB

Ilustrasi Bansos
Ilustrasi Bansos

RADARSOLO.COM – Penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) terus berjalan dalam beberapa pekan terakhir bagi keluarga penerima manfaat (KPM).

Pantauan di lapangan menunjukkan lebih dari lima jenis bansos—baik tunai maupun non tunai—sedang dalam proses pencairan bertahap.

Tidak semuanya cair bersamaan, sehingga ada KPM yang masih harus menunggu meski datanya telah masuk ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Tercatat ada sekitar tujuh hingga delapan jenis bantuan yang digadang siap masuk ke rekening KPM dalam periode ini.

Dua yang paling utama adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/CPP).

Pencairan reguler untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2025 masih berlangsung.

Baca Juga: Bansos Akhir November Ramai Cair: KPM PKH dan BPNT Bersiap Terima 7 Jenis Bantuan Sekaligus

Banyak KPM sudah melaporkan dana masuk, sementara lainnya masih menunggu giliran.

Selama status data aktif dan dinyatakan layak, bantuan tetap disalurkan melalui bank-bank Himbara.

Rumor sempat beredar mengenai KPM yang terlibat dalam “permainan terlarang” sehingga bantuannya diblokir.

Informasi terbaru menyebutkan sebagian kasus telah dinormalisasi dan KPM kembali dinyatakan berhak menerima bansos, namun pemerintah mengingatkan agar KPM tidak terlibat aktivitas ilegal.

Bansos tunai ketiga adalah Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Setelah gelombang pertama usai, gelombang kedua akan menyusul pekan depan.

Besaran bantuannya Rp900.000 untuk tiga bulan: Oktober–Desember 2025.

Berikutnya, bantuan penebalan senilai Rp400.000 yang diberikan kepada KPM yang belum menerima alokasi Juni–Juli.

Bansos kelima adalah Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SD, SMP, SMA hingga KIP Kuliah.

KPM yang aktif dan tercatat layak namun belum menerima pencairan tahun ini diminta menunggu karena proses PIP masih berjalan hingga akhir tahun. Koordinasi dengan operator sekolah sangat dianjurkan.

Bantuan berikutnya adalah Atensi YAPI untuk anak yatim, piatu, dan yatim piatu.

Nilainya Rp200.000 per bulan dan biasanya dicairkan dua hingga tiga bulan sekali melalui perangkat desa atau bank. Para wali akan dibantu memastikan bantuan tersalurkan.

Untuk bansos non tunai, pemerintah menyiapkan bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.

Baca Juga: Bansos BLT Kesra Rp900 Ribu Tahap 2 Mulai Cair Minggu Ini, Simak Mekanisme dan Cara Pembaruan Data

Penyaluran dilakukan bertahap dan KPM yang belum menerima masih berpotensi mendapatkannya pada akhir November 2025.

Ada juga program permakanan yang masih berjalan di beberapa daerah bagi lansia dan penyandang disabilitas tunggal yang hidup tanpa anggota keluarga dalam satu KK.

Terakhir, Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) tetap diberikan bagi warga tidak mampu.

Dengan bantuan ini, KPM dibebaskan dari pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan dapat berobat secara gratis. Status kepesertaan dapat dicek melalui fitur cek bansos.(np)

Editor : Nur Pramudito
#Pencairan Bansos Tahap 4 #bantuan tambahan #PKH BPNT #BLTS Kesra