RADARSOLO.COM - Lebih dari 27 juta keluarga di seluruh Indonesia telah menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) dengan nominal Rp900 ribu per keluarga.
Bagi masyarakat yang belum mengetahui apakah namanya tercantum sebagai penerima, pemerintah menyediakan layanan pengecekan secara online yang bisa diakses kapan saja.
Menurut data Kementerian Sosial per Jumat (21/11/2025), sebanyak 27.335.477 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah mendapatkan pencairan BLTS Kesra.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan capaian tersebut secara resmi.
“Progres penyaluran BLTS Kesra total 27.335.477 KPM sudah disalurkan,” ujar Gus Ipul dalam rilis resmi Kemensos.
Penyaluran BLT Kesra 2025 Lewat Kantor Pos dan Himbara
Distribusi bantuan dilakukan melalui dua saluran utama: PT Pos Indonesia dan bank-bank yang tergabung dalam Himbara.
Kantor pos menjadi penyalur terbesar dengan mencairkan bantuan untuk sekitar 12,2 juta penerima.
Sementara sisanya disalurkan lewat bank pelat merah, yakni:
-
BRI: 5,3 juta penerima
-
BNI: 5,1 juta penerima
-
Bank Mandiri: 4 juta penerima
-
BSI: 489 ribu penerima
Cara Cek Nama Penerima BLT Kesra 2025
Kemensos memfasilitasi pengecekan mandiri melalui situs khusus. Berikut langkahnya:
-
Masuk ke cekbansos.kemensos.go.id.
-
Isi nama lengkap sesuai KTP.
-
Pilih wilayah tempat tinggal mulai dari provinsi hingga desa/kelurahan.
-
Masukkan kode captcha.
-
Klik tombol cari untuk melihat hasilnya.
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan yang diterima—baik BLTS, PKH, maupun BPNT—beserta status pencairannya.
Besaran Bantuan
Gus Ipul menjelaskan bahwa penerima bantuan reguler tetap memperoleh haknya.
"Penerima bantuan Sembako reguler menerima Rp200 ribu per bulan, kali tiga bulan jadi Rp600 ribu. Dengan adanya BLTS sesuai kebijakan Presiden, ada tambahan Rp900 ribu," ujarnya.
Keluarga yang baru masuk daftar hanya memperoleh BLTS Rp900 ribu karena tidak termasuk kategori penerima bantuan rutin.
Sementara itu, penyaluran bansos reguler tetap berjalan. PKH tahap IV telah diterima oleh 9,4 juta keluarga, sedangkan BPNT telah tersalurkan kepada 6,8 juta penerima.
Informasi terbaru terkait penyaluran bantuan dapat diakses melalui kanal resmi Kemensos.(np)