Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Harga Tumbler Tuku Milik Anita yang Hilang di KRL, Apa Istimewanya? Hingga Bikin Nasib Argi Petugas KAI di Ujung Tanduk

Syahaamah Fikria • Jumat, 28 November 2025 | 02:34 WIB
Tumber Tuku milik Anita yang hilang.
Tumber Tuku milik Anita yang hilang.

RADARSOLO.COM - Viral kasus hilangnya tumbler merek Tuku milik Anita, penumpang Commuter Line (KRL), terus berbuntut panjang.

Bukan lantaran harga tumbler yang fantastis. Melainkan karena insiden tersebut sempat memunculkan isu pemecatan seorang petugas PT KAI Commuter, Argi Budiansyah.

Argi dalam pesannya yang dikirim ke Alvin, mengatakan jika pekerjaannya sebagai petugas pelayanan di KAI Commuter berada di ujung tanduk, gara-gara postingan Anita soal tumbler hilang.

"Sekarang pekerjaan saya di ujung tanduk (diberhentikan) karena bapak/istri bapak posting di salah satu media sosial. Demi Allah pak, bukan saya yang ambil tumbler tersebut," tulis Arga dalam pesan WhatsApp kepada Alvin, suami Anita.

Meski menegaskan bahwa bukan dirinya yang mencuri, Argi sendiri sempat menawarkan diri untuk mengganti tumbler milik Anita yang hilang dengan membeli di marketplace.

Namun, itikad baik itu tak direspons pihak Anita dan Alvin.

Lantas, berapa kira-kira harga tumbler merek Tuku milik Anita yang hilang?

Harga Tumbler Tuku yang Hilang

Tumbler Tuku yang dipersoalkan diketahui merupakan Tumbler Stainless Handle 350 ml.

Produk tersebut dibanderol sekitar Rp225 ribu di gerai resmi Tuku.

Namun, di sejumlah marketplace, harganya bisa naik hingga Rp310 ribu.

Botol minum ini dirancang multifungsi, mampu menjaga suhu minuman tetap panas atau dingin. Serta dilengkapi pegangan sehingga mudah dibawa ke mana-mana.

Kronologi Kehilangan Tumbler

Peristiwa hilangnya tumbler Tuku ini berawal saat seorang pengguna KRL, Anita Dewi, melakukan perjalanan dengan rute Tanah Abang–Rangkasbitung.

Saat turun di Stasiun Rawa Buntu, Anita baru menyadari jika cooler bag miliknya tertinggal di bagasi KRL.

Dia kemudian membuat laporan ke petugas keamanan di stasiun.

Dari pengecekan yang dilakukan, diketahui bahwa cooler bag tersebut sudah ditemukan sebelumnya di area gerbong khusus wanita.

Petugas juga sempat memotret kondisi tas beserta barang-barang di dalamnya sebagai dokumentasi bahwa isi tas, termasuk tumbler masih lengkap.

Sesuai prosedur penanganan barang temuan, Anita diminta mengambilnya di stasiun akhir perjalanan, yakni Stasiun Rangkasbitung.

Ketika kembali ke Rangkasbitung keesokan harinya bersama sang suami, Alvin, Anita mendapati tumbler Tuku yang ia cari sudah tidak lagi berada di dalam cooler bag.

Melalui akun Threads, Anita meluapkan kekesalannya dan menuliskan
“TUMBLER TUKU-ku GONE ATAS KE-TIDAK TANGGUNG JAWAB PETUGAS PT KAI @commuterline.”

Kasus semakin melebar setelah muncul isu seorang petugas KAI yang menerima tas milik Anita bernama Argi, disebut-sebut dipecat.

Argi mengungkapkan bahwa saat menerima cooler bag tersebut, kondisi stasiun sedang sangat padat sehingga ia tidak punya waktu untuk memeriksa isi tas satu per satu.

Ia bahkan telah menawarkan diri untuk mengganti rugi tumbler yang hilang.

Serta menyatakan bersedia mendampingi Anita dan Alvin untuk mengurus surat kehilangan di kepolisian sebagai prosedur membuka CCTV di kawasan stasiun.

Namun, itikad baik itu tak direspons oleh pihak Anita dan Alvin. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#tumbler #viral #Threads #petugas KAI #Argi Budiansyah #krl #kai commuter #TUKU #alvin #commuter line #Anita