RADARSOLO.COM - PT KAI Commuter Indonesia (KCI) mengumumkan penggantian jabatan di jajaran direksi, di tengah ramai isu pemecatan petugas KAI imbas hilangnya tumbler penumpang KRL, yang kini jadi sorotan publik.
Mulai Kamis (27/11/2025), posisi Direktur Utama (Dirut) PT KCI resmi berpindah ke Mochamad Purnomosidi, menggantikan Asdo Artiviyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) sejak Mei 2023.
Pengangkatan ini telah dikonfirmasi langsung oleh VP Corporate Secretary KCI, Karina Amanda.
Pergantian pucuk pimpinan ini berlangsung di tengah ramainya sorotan publik terkait kasus tumbler Tuku milik penumpang bernama Anita. Bahkan, dari kasus ini muncul isu pemecatan petugas KAI, Argu Budiansyah
Meski demikian, KCI memastikan, perubahan direksi tersebut tidak berkaitan dengan polemik yang sedang menjadi perhatian masyarakat.
Karina menegaskan bahwa pergantian direktur utama merupakan bagian dari penyegaran organisasi KAI Commuter yang dilakukan secara berkala.
“Tidak terkait dengan kehilangan tumbler,” kata Karina.
Asdo Artiviyanto, yang tidak lagi menjabat sebagai Dirut KCI, akan kembali bertugas di PT KAI selaku perusahaan induk.
KAI Commuter Tegaskan Belum Ada Pemecatan Terkait Kasus Tumbler
Di sisi lain, Karina kembali meluruskan kabar simpang siur soal isu pemecatan petugas KAI Commuter, Argi Budiansyah, akibat hilangnya tumbler milik penumpang bernama Anita.
Ia menegaskan bahwa perusahaan belum menjatuhkan sanksi pemberhentian kepada siapa pun.
“Kami perlu melakukan penelusuran lebih dulu untuk memastikan kejadian sebenarnya. Tidak ada pemecatan sebagaimana isu beredar,” tegas Karina.
Ia menjelaskan bahwa KCI bekerja sama dengan mitra pengelola untuk menelusuri kronologi lengkap kejadian tersebut.
Barang Bawaan Penumpang Tetap Jadi Tanggung Jawab Pribadi
Karina juga mengingatkan bahwa barang bawaan pelanggan sepenuhnya merupakan tanggung jawab masing-masing penumpang.
Jika ada barang yang tertinggal di rangkaian kereta, ada prosedur dan alur pengambilan yang harus dipatuhi.
“Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan. Kami mengimbau agar penumpang selalu waspada dan memastikan tidak ada barang yang tertinggal," terang dia. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria