RADARSOLO.COM - Misteri hilangnya Wali Kota Sibolga, Ahmad Syukri Nazri Penarik, sejak Selasa (25/11/2025) di tengah bencana banjir dan longsor di Sumatera akhirnya terjawab.
Sang wali kota muncul kembali dalam keadaan selamat setelah berhasil keluar dari wilayah bencana di pesisir barat Sumatra Utara yang porak-poranda akibat banjir dan longsor.
Ahmad Syukri sebelumnya terjebak di lokasi longsor dan banjir sehingga tak bisa dihubungi.
Ia baru kembali ke Sibolga pada Jumat (28/11/2025), setelah menempuh perjalanan darat dengan berjalan kaki selama empat hari.
Kabar tersebut dikonfirmasi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, yang menyebut telah berbicara langsung dengan Ahmad Syukri melalui sambungan telepon.
Baca Juga: Update Banjir Sumatera 2025: Akses Terputus, 174 Tewas, 79 Hilang, Ribuan Warga Masih Mengungsi
“Saya sudah berkomunikasi dengan Wali Kota Sibolga. Karena masih muda, meski tampak lelah, wajahnya tetap segar,” ujar Suharyanto dalam keterangan pers di Tapanuli Utara, Jumat (28/11/2025).
BNPB Beberkan Perjuangan Menembus Longsor dan Banjir
Suharyanto menjelaskan bahwa Ahmad Syukri harus berjalan kaki selama empat hari untuk keluar dari jalur yang tertutup longsor.
“Beliau cerita kepada saya, jalan kaki empat hari. Lokasinya berada di jalur longsor antara Sibolga dan Tarutung, Tapanuli Utara. Sekarang rute itu sudah dibuka dan mulai bisa dilalui besok,” ungkapnya.
Menurut Suharyanto, kondisi fisik Ahmad Syukri tetap baik meski kelelahan setelah melalui perjalanan ekstrem tersebut.
Baca Juga: Update Banjir Sumatera 2025: Akses Terputus, 174 Tewas, 79 Hilang, Ribuan Warga Masih Mengungsi
“Alhamdulillah kondisinya sehat. Besok rencananya kami bertemu untuk meninjau Sibolga. Informasi awal menyebut Sibolga parah, tetapi setelah kami cek, ternyata yang lebih terdampak justru wilayah Tapanuli Tengah,” katanya.
Hilang Kontak Akibat Jaringan Putus
Informasi hilangnya kontak Ahmad Syukri pertama kali disampaikan Ketua NasDem Sumut, Iskandar ST, pada Kamis (27/11/2025) malam.
“Beliau belum bisa dihubungi, tapi bukan hanya beliau. Semua kader NasDem di sana juga tidak bisa dihubungi,” ujar Iskandar.
Ia menjelaskan bahwa jaringan telekomunikasi di daerah terdampak benar-benar lumpuh sehingga menyulitkan koordinasi dan pemantauan lapangan.
“Komunikasi putus total, tidak ada yang bisa dihubungi. Bukan hanya wali kota,” tambahnya.
Bantuan Terhambat Akibat Jalan Putus
Iskandar juga mengungkapkan bahwa banyak jalur yang tertutup longsor sehingga proses distribusi bantuan menjadi sangat sulit.
“Kami sedang mencari cara agar bantuan bisa masuk. Banyak jalan terputus. Komunikasi juga tidak ada, jadi kami masih mencari jalur yang bisa ditembus,” tuturnya.
Kondisi Terkini Wali Kota Sibolga
Kembalinya Ahmad Syukri meredakan kekhawatiran publik setelah ia sempat dilaporkan terperangkap dalam longsor di jalur Sibolga–Tarutung.
BNPB menyebut Wali Kota Sibolga dijadwalkan kembali meninjau kondisi daerahnya pada Jumat (29/11/2025) bersama tim penanganan bencana.(np)
Editor : Nur Pramudito