Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Kepala Daerah Swasembada Pangan: Sukses Bawa Jateng Surplus Padi di 2025

Tri wahyu Cahyono • Senin, 1 Desember 2025 | 02:16 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dapat penghargaan sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan. Penghargaan diserahkan pada acara Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (30/11).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dapat penghargaan sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan. Penghargaan diserahkan pada acara Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (30/11).

RADARSOLO.COM - Organisasi Tani Merdeka Indonesia memberikan penghargaan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan.

Itu karena Provinsi Jateng mampu mewujudkan surplus padi.

Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Jatidiri, Kota Semarang, Minggu (30/11/2025).

Tercatat, capaian sektor pangan Jawa Tengah sepanjang 2025 ini positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perkiraan produksi padi di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 11,36 juta ton GKP (gabah kering panen) atau 9,38 juta ton GKG (Gabah Kering Giling).

Jumlah tersebut naik sekitar 493.684 ton dari tahun 2024. Catatan tersebut membuat Jawa Tengah surplus padi.

Dalam kesempatan itu, Luthfi mengatakan, sejauh ini hasil pertanian menjadi salah satu komoditas utama Jawa Tengah sebagai swasembada pangan.

Sebab itu, ia mendorong agar pengurus wilayah Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah yang baru dilantik untuk berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait.

Apalagi, penandatanganan kerja sama sudah dilakukan dalam acara tersebut, antara DPW Tani Merdeka Indonesia dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD Jawa Tengah.

"Petani bukan sekadar penanam tetapi penjaga masa depan bangsa. Setiap bulir padi yang tumbuh adalah bagian dari ketahanan negara, negara yang kuat adalah negara yang berdaulat terkait dengan pangan,” ucap Luthfi.

Oleh karenanya, gubernur bertekad agar Jawa Tengah menjadi contoh provinsi lain untuk berdaulat dan berswasembada pangan.

Baca Juga: Pemprov Jateng Targetkan PAD 2026 Naik 3,04% Jadi Rp23,74 Triliun, Sekda Sumarno Siapkan Strategi Pajak dan Optimalisasi BUMD

Selain Gubernur Ahmad Luthfi, Innovation Award dalam Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025  juga memberikan dua penghargaan lain.

Di antaranya Petani Milenial dengan Teknologi dan Modernisasi Pertanian kepada Dhimas Bagus Pratama, serta Pelaku Usaha Entertaintment Pemerhati Kegiatan Pertanian kepada Ketumbar Official.

Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Sudaryono mengatakan, dukungan Gubernur Ahmad Luthfi kepada petani dan Tani Merdeka Indonesia di Jawa Tengah sangat besar.

Terutama terkait swasembada pangan sebagai arahan Presiden Prabowo.

"Gubernur Ahmad Luthfi siap dan sudah mau ikut mengurusi serta memikirkan teman-teman petani, khususnya Tani Merdeka. Kita juga punya presiden yang perhatian dan peduli dengan para petani," katanya.

Sebagai informasi, penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa Ahmad Luthfi selaku orang nomor satu di Jawa Tengah telah mendorong dan mendukung penuh petani untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi padi.

Apalagi, Jawa Tengah telah digadang-gadang oleh pemerintah pusat sebagai penumpu pangan nasional. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#penghargaan #Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 #Kepala Daerah Swasembada Pangan #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi #surplus padi