Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Presiden Prabowo Tinjau Titik Lokasi Bencana Banjir di Sumut, Cek Langsung Penanganan di Lapangan

Nur Pramudito • Senin, 1 Desember 2025 | 15:47 WIB
Presiden Prabowo Tinjau Titik Lokasi Bencana Banjir di Sumut, Infrastruktur Jadi Fokus Pemulihan
Presiden Prabowo Tinjau Titik Lokasi Bencana Banjir di Sumut, Infrastruktur Jadi Fokus Pemulihan

RADARSOLO.COM - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju kawasan terdampak banjir di Pulau Sumatra, khususnya Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada Senin (1/12/2025) pagi.

Pesawat kepresidenan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 06.00 WIB menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII.

Kunjungan ini menjadi bagian dari respons cepat pemerintah untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal di lapangan.

Dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden, Prabowo dijadwalkan meninjau sejumlah titik terdampak, termasuk area yang mengalami kerusakan berat dan terganggunya layanan dasar.

Presiden juga ingin memastikan langkah-langkah tanggap darurat diterapkan sesuai standar penanganan bencana yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Baca Juga: Update Banjir Sumatera 2025: Akses Terputus, 174 Tewas, 79 Hilang, Ribuan Warga Masih Mengungsi

Pemerintah menyiapkan berbagai upaya pemulihan awal, meliputi perbaikan akses jalan, jembatan, jaringan energi, telekomunikasi, hingga layanan kesehatan.

Prabowo sebelumnya telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk bergerak cepat agar dampak bencana dapat ditekan semaksimal mungkin.

Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi beberapa hari ke depan.

Dalam kunjungan kali ini, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Korban Banjir di Sumatra Capai Ratusan Jiwa

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Minggu (30/11/2025) pukul 18.00 WIB, total korban meninggal akibat banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara mencapai 442 orang.

Rinciannya:

Selain itu, masih ada 402 warga yang dilaporkan hilang serta 646 orang mengalami luka-luka.

Dari data tersebut, Sumatera Utara mencatat jumlah korban hilang terbanyak, yakni 209 orang.

11 Helikopter Diterjunkan untuk Kirim Bantuan

Untuk mempercepat distribusi bantuan, pemerintah mengerahkan total 11 helikopter TNI dan Basarnas dari Jakarta ke wilayah terdampak.

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, sembilan helikopter telah berada di lokasi sejak 26 November dan langsung melakukan distribusi logistik serta pemantauan.

"Sampai dengan hari ini, pemerintah telah mengirimkan total 11 helikopter TNI dan Basarnas dari Jakarta ke lokasi daerah terdampak bencana," ujar Teddy, dikutip dari situs Presiden RI, Sabtu (29/11/2025).

Dua helikopter tambahan juga diterbangkan ke Aceh pada hari yang sama.

Seluruh armada udara tersebut difokuskan untuk menjangkau area terdalam yang terputus akses darat.

Teddy menegaskan setiap penerbangan tetap mengutamakan keselamatan dan kondisi cuaca.(np)

Editor : Nur Pramudito
#banjir sumut #Teddy Indra Wijaya #Pemulihan Infrastruktur #banjir sumatera #presiden #prabowo subianto #bnpb