Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Siapa Pemilik PT Toba Pulp Lestari? Profil Lengkap Perusahaan Pulp Bersejarah di Sumatera Utara

Nur Pramudito • Selasa, 2 Desember 2025 | 18:38 WIB
Siapa Pemilik PT Toba Pulp Lestari? Profil Lengkap Perusahaan Pulp Bersejarah di Sumatera Utara
Siapa Pemilik PT Toba Pulp Lestari? Profil Lengkap Perusahaan Pulp Bersejarah di Sumatera Utara

RADARSOLO.COM - PT Toba Pulp Lestari kembali menjadi sorotan publik di media sosial.

Perusahaan yang bergerak di industri pulp ini ternyata memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada tahun 1983.

Berikut rangkuman profil dan struktur kepemilikan terbaru PT Toba Pulp Lestari.

Profil Singkat PT Toba Pulp Lestari

PT Toba Pulp Lestari Tbk, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Inti Indorayon Utama Tbk, merupakan salah satu perusahaan pulp terbesar di Indonesia.

Perusahaan ini resmi berdiri pada 26 April 1983 dan memulai operasi komersial pada 1 April 1989 setelah membangun fasilitas produksi besar di sekitar Sungai Asahan, Sumatera Utara.

Baca Juga: Donasi Meledak! 12 Jam Live Streaming Ferry Irwandi Tembus Rp8 Miliar untuk Korban Banjir Sumatera

Pada awal berdirinya, bisnis ini dikuasai oleh pengusaha nasional Sukanto Tanoto.

Kantor pusat perusahaan berada di Uniplaza, East Tower, Medan, sementara pabrik utama berlokasi di Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba.

Perusahaan melakukan penawaran umum perdana di bursa pada 16 Mei 1990 dengan kode INRU.

Pada masa itu, PT Toba Pulp Lestari—masih bernama Inti Indorayon Utama—menghasilkan bubur kertas dan serat rayon dari bahan baku eukaliptus.

Perjalanan Operasional dan Kontroversi

Operasional perusahaan sempat diwarnai polemik. Setelah runtuhnya Orde Baru, konflik dengan warga sekitar meningkat tajam.

Pada tahun 1999 terjadi bentrokan antara masyarakat, pekerja, dan aparat keamanan yang menimbulkan korban.

Peristiwa tersebut membuat Presiden BJ Habibie menghentikan sementara operasional dan memerintahkan audit lingkungan.

Di era Presiden Abdurrahman Wahid, perusahaan kembali diwacanakan untuk ditutup atau dipindahkan.

Namun, tekanan investasi asing membuat pemerintah membuka kembali izin operasi pada tahun 2000, dengan syarat produksi rayon dihentikan.

Setelah serangkaian masalah panjang, operasional perusahaan berhenti pada 2000 dan manajemen melakukan restrukturisasi.

Melalui RUPS pada 15 November 2000, perusahaan resmi mengganti nama menjadi PT Toba Pulp Lestari Tbk.

Aktivitas produksi kembali berjalan pada 2003 dengan klaim penggunaan teknologi ramah lingkungan.

Baca Juga: Video Zulhas Gotong Beras dan Bantu Ngepel Korban Banjir Sumatera Panen Hujatan! Dikritik Hanya Akting, Netizen: Konten?

Sebagai produsen pulp eukaliptus untuk pasar lokal dan ekspor, PT Toba Pulp Lestari mengusung visi menjadi perusahaan yang dikelola dengan baik, dipercaya pelanggan, dan membanggakan bagi karyawan.

Misi perusahaan mencakup efisiensi biaya, peningkatan nilai pemegang saham, keberlanjutan, hingga kontribusi sosial dan ekonomi bagi lingkungan sekitar.

Siapa Pemilik PT Toba Pulp Lestari?

Sejak berdiri, kepemilikan PT Toba Pulp Lestari mengalami beberapa kali perubahan. Awalnya perusahaan ini dimiliki oleh Sukanto Tanoto.

Namun, hingga 2021, pengendali utama bergeser ke Pinnacle Company Pte. Ltd., yang mengambil alih saham mayoritas pada 2007.

Terbaru pada 2025, saham mayoritas PT Toba Pulp Lestari berpindah ke Allied Hill Limited, sebuah perusahaan investasi yang berbasis di Hong Kong.

Allied Hill sepenuhnya dimiliki oleh Everpro Investments Limited milik pengusaha Joseph Oetomo.

Berdasarkan laporan Indo Premier, Allied Hill mengakuisisi 92,54% saham INRU melalui transaksi senilai Rp555,8 miliar dengan harga Rp433 per saham. Adapun sisa 7,58% saham tetap beredar di publik.(*)

Editor : Nur Pramudito
#perusahaan #banjir sumatera #Pemilik #profil #PT Toba Pulp Lestari #sumatera utara