Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Kronologi Dian Permata Sari Ditelepon Oknum Ngaku Dinsos Langkat saat Kumpulkan Donasi Banjir Sumatera, Minta Bantuan Dibawa ke Kantor

Syahaamah Fikria • Sabtu, 6 Desember 2025 | 04:05 WIB
Konten kreator Dian Permata Sari saat distribusikan bantuan untuk korban banjir Sumatera.
Konten kreator Dian Permata Sari saat distribusikan bantuan untuk korban banjir Sumatera.

RADARSOLO.COM - Kisruh penyaluran bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mendadak viral di media sosial.

Konten kreator sekaligus relawan sosial, Dian Permata Sari, melalui akun Instagramnya @diianpermataa, mengungkapkan insiden tidak menyenangkan saat ditelepon seseorang yang mengaku sebagai pihak Dinas Sosial (Dinsos) Langkat.

Oknum misterius itu meminta seluruh bantuan hasil donasi diserahkan ke kantor dinas.

Unggahan Dian sontak jadi sorotan publik. Banyak netizen geram karena diduga ada oknum yang ingin mengklaim bantuan masyarakat sebagai penyaluran resmi dinas.

Namun, ada juga yang mempertanyakan, apakah oknum misterius itu benar-benar dari Dinsos Langkat atau bukan?

Kronologi Ditelepon Oknum Misterius Usai Donasi Terkumpul Ratusan Juta

Dian menjelaskan bahwa dirinya membuka donasi untuk korban banjir Langkat setelah melihat banyak wilayah yang belum tersentuh bantuan resmi.

Hanya dalam 3 hari, total donasi yang tersalurkan mencapai ratusan juta rupiah.

Dian dan tim kecilnya bergerak mandiri ke berbagai titik banjir dengan membagikan bahan pokok, makanan cepat saji, perlengkapan bayi, hingga kebutuhan darurat lain tanpa perantara.

Namun, situasi memanas ketika timnya tiba-tiba mendapat telepon dari seorang pria tak dikenal.

“Aku mau cerita. Barusan tim aku ditelepon. Aku kan memang mencantumkan nomor tim untuk mendata daerah yang belum terjangkau. Insya Allah kami akan datang satu per satu,” ungkap Dian di Instagram Story-nya.

Pria tersebut memperkenalkan diri sebagai pegawai Dinsos Langkat dan menyampaikan permintaan yang membuat Dian geram.

“Katanya, ‘Mbak, seluruh bantuannya drop saja ke kantor kami. Biar kami yang bagikan',” imbuh Dian menirukan si penelepon misterius itu.

Menurut Dian, nada bicara penelepon terdengar seperti perintah.

Ia menduga kuat ada upaya dari oknum tersebut yang berpotensi mengklaim bantuan publik sebagai penyaluran resmi pemerintah.

Dian juga mengatakan bahwa beberapa warga setempat menyampaikan belum pernah menerima bantuan dari dinas terkait sejak banjir terjadi.

“Ya Allah, warga sini aja banyak yang belum pernah dibantu,” ucapnya dengan nada kecewa.

Viral dan Banjir Dukungan Publik

Setelah unggahan tersebut tersebar, netizen pun ikut geram dan kecewa.

Banyak yang mengecam dugaan arogansi oknum dan memuji keberanian Dian yang memilih menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga terdampak.

"Lanjutkan bagi sendiri mbak, jangan mau di intervensi pihak dinas. tidak ada aturan nya harus dinas yang mendistribusikannya," komen akun TikTok @rul*****.

Namun, ada pula yang mempertanyakn apakah sosok penelepon itu benar-benar dari Dinsos Langkat atau bukan.

"Oknum dinas sosialnya siapa kak? di up biar gak jadi fitnah. Jgn nanti orang ngaku2 dari dinas sosial terakhir instansi yang kena jeleknya," komen @46a*****.

Respons Dinsos Langkat

Di tengah polemik tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Langkat akhirnya angkat bicara.

Kepala Dinsos Langkat, Taufik Rieza, membantah tudingan bahwa pihaknya meminta seluruh donasi Dian diserahkan ke kantor dinas.

Ia menegaskan bahwa tidak ada instruksi resmi dari dinas untuk meminta atau mengarahkan relawan menyerahkan bantuan.

Taufik juga mengaku akan menelusuri siapa oknum yang melakukan panggilan tersebut, dan memastikan bahwa hal tersebut bukan kebijakan Dinsos Langkat. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #donasi #banjir sumatera #dinsos langkat #korban banjir #konten kreator #oknum