RADARSOLO.COM - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) Rp900 ribu saat ini masih berjalan, menyasar lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Bansos Rp900 ribu untuk periode 3 bulan Oktober-Desember 2025 itu disalurkan membantu keluarga sangat miskin hingga rentan miskin memenuhi kebutuhan hidup.
Namun, di tengah antusiasme warga, beredar banyak informasi palsu dan modus penipuan yang mengatasnamakan program bansos pemerintah.
Karena itu, penting bagi masyarakat memahami cara resmi mengecek status penerima BLT Kesra agar tidak terjebak hoaks, apalagi memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.
Apa Itu BLT Kesra Rp900 Ribu?
BLT Kesra adalah program bantuan yang disiapkan pemerintah bagi warga dalam kategori desil 1–4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Besaran dasar yang diterima adalah Rp300.000 per bulan, namun pencairannya dirapel untuk 3 bulan sekaligus.
Sehingga total dana yang diterima KPM bisa mencapai Rp900 ribu dalam satu kali pencairan.
Untuk tahun berjalan, pencairan bantuan periode Oktober–Desember masih berlangsung secara bertahap melalui bank-bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN), serta PT Pos Indonesia bagi KPM yang tak memiliki rekening.
Cara Resmi Cek BLT Kesra Rp900 Ribu
Kemensos menyediakan dua kanal utama yang aman dan resmi untuk melakukan pengecekan.
Warga diminta selalu menggunakan platform di bawah ini, bukan link dari pesan berantai atau situs tidak resmi.
1. Lewat Situs Resmi Kemensos cekbansos.kemensos.go.id
- Buka browser pada ponsel atau komputer.
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih data wilayah: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan.
- Masukkan nama sesuai KTP.
- Ketik kode verifikasi (Captcha) yang muncul.
- Klik “Cari Data”.
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan status kepesertaan serta jenis bantuan yang diterima.
2. Lewat Aplikasi Resmi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Play Store atau App Store.
- Daftar dan verifikasi akun jika belum pernah menggunakan.
- Masuk ke menu Cek Penerima Manfaat.
- Lengkapi data diri sesuai KTP.
- Klik Cari Data untuk melihat informasi status bansos.
Aplikasi ini juga menyediakan fitur laporan jika ada penyaluran yang tidak tepat sasaran.
3. Melalui Pendamping Sosial
Jika masih kesulitan, warga dapat meminta bantuan:
- Pendamping PKH
- Petugas Dinas Sosial daerah
Mereka bisa membantu pengecekan sekaligus memastikan apakah data sudah masuk dalam DTKS.
Awas! Ini Modus Penipuan Bansos yang Sering Muncul
Menjelang masa pencairan, kasus penipuan bansos meningkat. Modusnya beragam:
- Situs atau link palsu
Penipu membuat laman serupa situs Kemensos untuk mencuri data pribadi.
- Pesan WhatsApp/SMS mengatasnamakan petugas sosial
Biasanya menawarkan pencairan cepat dengan imbalan biaya admin.
- Permintaan NIK, nomor rekening, dan kode OTP
Kemensos tidak pernah meminta OTP atau data sensitif via pesan pribadi.
- Surat atau kartu palsu
Peniru KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) untuk memancing warga membayar biaya aktivasi.
- Iming-iming dana cair tanpa syarat
Semua proses bansos gratis, tanpa pungutan biaya apa pun.
Cara Menghindari Penipuan Bansos Rp900 Ribu
- Selalu cek info melalui situs resmi Kemensos.
- Jangan klik link dari pesan broadcast atau grup WhatsApp.
- Jangan bagikan NIK, nomor KK, OTP, atau data sensitif lainnya.
- Laporkan jika menemukan praktik mencurigakan ke Dinsos atau hotline Kemensos.
Dengan mengikuti panduan resmi dan tetap waspada terhadap penyebaran informasi palsu, masyarakat dapat memastikan hak mereka atas BLT Kesra diterima dengan aman tanpa risiko penipuan. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria