Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kronologi Lengkap Tewasnya Putra Politisi PKS Cilegon Maman Suherman, Teriak saat Pergoki Perampok Masuk Rumah

Syahaamah Fikria • Kamis, 18 Desember 2025 | 03:25 WIB
Rumah mewah yang jadi TKP tewasnya Aksel, putra politisi PKS Cilegon Maman Suherman.
Rumah mewah yang jadi TKP tewasnya Aksel, putra politisi PKS Cilegon Maman Suherman.

RADARSOLO.COM — Peristiwa tragis menimpa keluarga Maman Suherman, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon. Putranya yang masih berusia 9 tahun, Muhammad Aksel Putra, meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di kediaman keluarga, Selasa (16/12/2025).

Putra Maman Suherman yang masih duduk di bangku kelas 4 SD, diduga menjadi korban kekerasan saat memergoki orang tak dikenal berada di dalam rumah.

Insiden itu terjadi ketika korban dan kakaknya berada di rumah, sementara orang tua mereka bekerja.

Kabar duka meninggalnya putra Maman Suherman itu disampaikan oleh Humas DPW PKS Banten, Kusuma Nirmala.

Ia juga menyebut Maman Suherman baru saja dilantik sebagai Dewan Pakar PKS Kota Cilegon beberapa hari sebelum kejadian tersebut.

“Mohon doanya untuk keluarga Pak H Maman Suherman salah satu Dewan Pakar PKS Kota Cilegon yang baru dilantik empat hari lalu,” tulis Kusuma, Rabu (17/12/2025).

Dia juga mengatakn jika korban memergoki pelaku perampokan yang masuk ke rumah. Korban ditusuk saat mencoba berteriak.

Kronologi Kejadian di Dalam Rumah

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.20 WIB. Saat itu, Maman Suherman tengah berada di tempat kerjanya, ketika menerima panggilan telepon dari anak keduanya berinisial D.

Suara di ujung telepon terdengar panik dan meminta pertolongan.

Maman segera pulang ke rumah. Setibanya di lokasi, ia mendapati Aksel dalam kondisi tengkurap dengan luka parah dan darah yang terus mengalir.

Tanpa menunggu lama, korban langsung dilarikan menggunakan mobil pribadi menuju Rumah Sakit Bethsaida, Kota Cilegon.

Namun upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawa sang putra.

Tim dokter menyatakan korban meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Dugaan Awal Pergoki Orang Asing

Informasi awal yang diterima pihak kepolisian dan PKS menyebutkan, korban diduga memergoki orang asing diduga perampok yang masuk ke rumah.

Ketika korban berteriak, pelaku diduga panik dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Meski demikian, polisi menegaskan motif kejadian masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat dipastikan apakah peristiwa tersebut murni perampokan atau motif lain.

Polisi Temukan Banyak Luka di Tubuh Korban

Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan mengungkapkan hasil pemeriksaan luar menunjukkan terdapat total 22 luka pada tubuh korban.

“Dari hasil pengamatan luar terdapat 22 luka, dengan 19 luka akibat benda tajam,” jelas Sigit.

Luka-luka tersebut ditemukan di bagian vital seperti leher dan dada.

Namun kepastian jumlah serta penyebab luka masih menunggu hasil visum dari tim forensik.

“Kami masih menunggu hasil visum resmi dari kedokteran,” tambahnya.

 

Tidak Ada Barang Hilang

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara tidak menemukan adanya barang yang hilang dari dalam rumah korban.

Fakta ini membuat polisi belum bisa menyimpulkan motif kejadian.

“Belum ada laporan barang yang hilang. Namun karena keluarga masih berduka, kami masih akan mendalami kembali,” ujar Sigit.

Dengan demikian, pihak kepolisian belum memastikan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan upaya perampokan atau tindak kriminal lainnya.

CCTV Rumah Rusak

Penyelidikan sempat terkendala karena kamera CCTV di rumah korban diketahui tidak berfungsi sejak sekitar dua pekan sebelum kejadian.

“Kami mendapat informasi CCTV rumah dalam kondisi rusak,” kata Sigit.

Sebagai langkah lanjutan, penyidik kini menelusuri kemungkinan rekaman CCTV milik tetangga sekitar guna mencari petunjuk keberadaan pelaku.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sedikitnya tujuh orang saksi, termasuk anggota keluarga dan pihak terkait lainnya.

Dari keterangan sementara, saat kejadian korban berada di dalam rumah bersama kakaknya, sementara kedua orang tuanya sedang bekerja. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#kronologi #maman suherman #Muhammad Aksel Putra #PKS #perampok #pembunuhan #perampokan #cilegon