RADARSOLO.COM - Pelaksanaan Puasa Rajab 2026 akan segera tiba. Karena itu, umat Islam mulai mencermati jadwalnya agar dapat mengamalkan ibadah sunah ini tanpa terlewat.
Puasa Rajab termasuk amalan sunah yang memiliki keutamaan besar, terlebih karena dikerjakan pada salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.
Bulan Rajab menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sebelum memasuki bulan-bulan besar berikutnya.
Mengutip NU Online, dalam sistem kalender Hijriah, Rajab menempati urutan bulan ketujuh dari total dua belas bulan.
Baca Juga: Niat Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Bacaan, Arti, Doa Berbuka, dan Keutamaan Sunnah Rasulullah SAW
Rajab juga masuk dalam kategori empat bulan haram (al-asyhur al-hurum) bersama Muharram, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah.
Allah SWT berfirman:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ
Artinya:
“Sesungguhnya bilangan bulan menurut ketetapan Allah adalah dua belas bulan sejak Dia menciptakan langit dan bumi. Di antaranya terdapat empat bulan haram.” (QS At-Taubah [9]: 36)
Puasa Rajab dapat dilakukan pada hari-hari utama, seperti Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 Rajab) serta puasa sunah Senin dan Kamis.
Berdasarkan kalender resmi Kementerian Agama RI, 1 Rajab 1447 H bertepatan dengan Minggu, 21 Desember 2025.
Dengan demikian, rangkaian puasa Rajab berlangsung hingga Januari 2026.
Jadwal Puasa Rajab 2026
-
Minggu, 21 Desember 2025: 1 Rajab 1447 H
-
Senin, 22 Desember 2025: 2 Rajab 1447 H
-
Kamis, 25 Desember 2025: 5 Rajab 1447 H
-
Senin, 29 Desember 2025: 9 Rajab 1447 H
-
Kamis, 1 Januari 2026: 12 Rajab 1447 H
Puasa Ayyamul Bidh:
-
Jumat, 2 Januari 2026: 13 Rajab 1447 H
-
Sabtu, 3 Januari 2026: 14 Rajab 1447 H
-
Minggu, 4 Januari 2026: 15 Rajab 1447 H
-
Senin, 5 Januari 2026: 16 Rajab 1447 H
-
Kamis, 8 Januari 2026: 19 Rajab 1447 H
-
Senin, 12 Januari 2026: 23 Rajab 1447 H
-
Kamis, 15 Januari 2026: 26 Rajab 1447 H
-
Senin, 19 Januari 2026: 30 Rajab 1447 H
Bacaan Niat Puasa Rajab
Niat Puasa Rajab (dibaca malam hari atau setelah sahur)
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya berniat puasa sunah di bulan Rajab karena Allah Ta‘ala.”
Niat Puasa Rajab jika Dibaca Siang Hari
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah Ta‘ala.”
Niat Puasa Rajab Sekaligus Ayyamul Bidh
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta‘ala.”
Niat Puasa Rajab Hari Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya berniat puasa sunah hari Senin karena Allah Ta‘ala.”
Niat Puasa Rajab Hari Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah Ta‘ala.”
Tata Cara Melaksanakan Puasa Rajab
Secara umum, tata cara puasa Rajab sama dengan pelaksanaan puasa sunah lainnya, seperti Senin dan Kamis.
-
Melaksanakan sahur di malam atau dini hari (sunah).
-
Membaca niat sebelum waktu Subuh.
-
Jika lupa niat di malam hari, puasa tetap sah selama belum makan dan minum sejak Subuh serta niat dilakukan sebelum Dzuhur.
-
Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa hingga waktu Magrib.
-
Berbuka puasa saat matahari terbenam.
Editor : Nur Pramudito