RADARSOLO.COM - Nama Adu Kuswara Kunang, Bupati Bekasi, tengah menjadi perhatian publik nasional usai terseret dalam OTT KPK yang digelar di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Operasi tangkap tangan tersebut berlangsung pada Kamis (18/12) dan menyeret sejumlah pihak.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa dalam OTT KPK di Bekasi, penyidik mengamankan 10 orang.
Salah satu yang diamankan adalah Bupati Bekasi Adu Kuswara Kunang.
Sehari setelah operasi tersebut, KPK juga melakukan penyegelan kantor Bupati Bekasi guna kepentingan penyelidikan lanjutan.
Profil Adu Kuswara Kunang, Bupati Bekasi
Adu Kuswara Kunang lahir di Bekasi pada 15 Agustus 1993.
Ia merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang dipercaya menjabat sebagai Bupati Bekasi untuk periode 2025–2030.
Pelantikannya dilakukan pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Saat itu, Adu Kuswara mencatatkan rekor sebagai bupati definitif termuda dalam sejarah pemerintahan Kabupaten Bekasi, dengan usia 31 tahun 6 bulan.
Baca Juga: Profil Ade Kuswara, Bupati Bekasi Termuda yang Terjerat OTT KPK, Harta Kekayaan Tembus Rp 79 Miliar
Riwayat pendidikan Bupati Bekasi Adu Kuswara ditempuh sepenuhnya di wilayah Cikarang Selatan.
Ia mengenyam pendidikan dasar di SD Negeri Sukadami 03, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 1 Cikarang Selatan, hingga SMA Negeri 1 Cikarang Selatan.
Selepas SMA, Adu Kuswara melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Presiden dan meraih gelar Sarjana Hukum pada 2016.
Dalam kehidupan pribadinya, ia menikah dengan Marlynda Ade Kuswara Kunang, yang akrab disapa Teh Alin, dua tahun setelah lulus kuliah.
Hingga kini, informasi mengenai anak dari pernikahan Adu Kuswara dan Marlynda atau Teh Alin tidak banyak terekspos ke publik.
Adu Kuswara merupakan putra dari H. M. Kunang, Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan.
Ayahnya dikenal sebagai tokoh lokal sekaligus pendiri organisasi masyarakat Ikatan Putra Daerah (IKAPUD) dan Garda Pasundan Bekasi.
Karier politik Bupati Bekasi Adu Kuswara dimulai pada Pemilu 2019. Ia maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari PDI Perjuangan dan berhasil meraih kursi legislatif.
Adu Kuswara menjalankan tugas sebagai anggota DPRD sejak Desember 2019 hingga Desember 2023.
Dengan bekal pengalaman legislatif serta dukungan partai, Adu Kuswara kemudian maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.
Ia terpilih dan resmi menjabat sebagai Bupati Bekasi mulai 2025, sebelum akhirnya namanya terseret dalam kasus OTT KPK yang kini tengah menjadi sorotan nasional.(np)
Editor : Nur Pramudito