RADARSOLO.COM - Ironi langsung menyergap Persis Solo saat laga baru berjalan 20 menit di Banten International Stadium, Sabtu sore (20/12). Alih-alih tampil solid, gawang Laskar Sambernyawa yang dikawal M. Riyandi justru sudah bergetar tiga kali.
Lebih menyakitkan, dua di antaranya lahir dari kesalahan sendiri.
Petaka bagi Persis bermula pada menit ke-15. Alex Martins Ferreira membuka keunggulan Dewa United lewat gol yang terbilang “gratis”.
Blunder M. Riyandi saat membuang bola menjadi awal petaka. Alih-alih mengirim ke rekan setim, bola justru mengarah tepat ke kaki Alex Martins yang berdiri tanpa kawalan.
Tanpa ragu, striker asal Brasil itu melewati dua sentuhan sebelum menaklukkan gawang Persis. Skor berubah 1-0.
Belum sempat Persis mengatur napas, gawang mereka kembali kebobolan dua menit berselang. Brian Fatari sebenarnya bermaksud mengirim umpan silang.
Namun situasi berubah jadi mimpi buruk. Seorang pemain Persis yang berniat melakukan sapuan di mulut gawang justru salah antisipasi. Bola malah meluncur masuk ke gawang sendiri. Riyandi yang terkejut hanya bisa terdiam melihat skor melebar menjadi 2-0.
Tekanan belum berhenti. Menit ke-20, Dewa United kembali menghukum kelengahan lini belakang Persis.
Sundulan Alex Martins sempat ditepis Riyandi.N amun, bola muntah jatuh tepat di kaki Alexis Nahuel Messidoro.
Dengan tendangan keras tanpa kontrol, mantan pemain Persis itu mencetak gol ketiga Dewa United.
Messidoro memilih tidak melakukan selebrasi, hanya mengangkat tangan meminta maaf—gestur yang wajar mengingat masa lalunya bersama tim tamu.
Dewa United hampir menambah keunggulan pada menit ke-28. Sundulan Brian Fatari kali ini masih diselamatkan mistar gawang. Persis pun lolos dari kebobolan keempat.
Harapan Laskar Sambernyawa baru muncul di penghujung babak pertama. Pergerakan agresif Gervane Kastaneer di kotak penalti dijegal kiper Dewa United, Sonny Stevens. Wasit sempat meninjau Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya menunjuk titik putih.
Kodai Tanaka yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penalti sukses mengecoh Stevens dan memperkecil ketertinggalan Persis menjadi 1-3.
Hingga peluit tanda turun minum dibunyikan, skor tetap bertahan.
Persis masih tertinggal dua gol, dengan pekerjaan rumah besar menanti di babak kedua setelah awal laga yang penuh kesalahan. (nik)
Editor : Niko auglandy