RADARSOLO.COM - Perubahan kepemimpinan di tubuh DPC PDI Perjuangan Kota Solo periode 2025–2030 turut memunculkan nama Andreas Rheo Yuliana Fernandez.
Putra mantan Wali Kota Solo sekaligus eks Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo itu kini memegang peran strategis sebagai Sekretaris DPC PDIP Solo.
Rheo mendampingi Aria Bima yang resmi ditunjuk sebagai Ketua DPC PDIP Solo.
Penetapan kepengurusan baru DPC PDIP Solo tersebut menjadi penanda regenerasi politik di internal partai banteng moncong putih di Kota Bengawan.
Sosok Rheo Fernandez pun menarik perhatian publik, mengingat rekam jejaknya di PDIP Solo yang dibangun dari bawah, jauh sebelum namanya dikenal sebagai putra dari politikus senior di Kota Bengawan.
Sosok Rheo Fernandez
Andreas Rheo Yuliana Fernandez, atau lebih dikenal sebagai Rheo Fernandez, lahir di Solo pada 13 Januari 1981.
Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara pasangan FX Hadi Rudyatmo dan Elisabeth Endang Prasetyaningsih.
Dari seluruh anak Rudy, Rheo menjadi satu-satunya yang memilih terjun langsung ke dunia politik.
Keterlibatannya di PDIP dimulai sejak usia belasan tahun.
Tepatnya ketika ia bergabung dengan anak ranting PDIP di Kelurahan Pucangsawit saat berusia sekitar 17 tahun.
Karier politik Rheo berkembang secara bertahap.
Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi PAC PDIP Jebres, posisi yang menegaskan perannya dalam penguatan kaderisasi partai di tingkat akar rumput.
Pernah Menolak Nyaleg dan Masuk Bursa Calon Wawali
Menariknya, Rheo Fernandez dikenal sebagai figur yang cukup berhati-hati dalam melangkah di panggung politik elektoral.
Ia tercatat menolak maju sebagai calon anggota DPRD Solo pada Pemilu 2009, 2014, dan 2019.
Pada Pilkada Solo 2020, namanya sempat mencuat sebagai bakal calon wakil wali kota mendampingi Gibran Rakabuming Raka.
Namun, Rheo menolak wacana tersebut dengan alasan tidak ingin maju saat ayahnya masih aktif memegang jabatan eksekutif.
Meski demikian, dinamika politik kembali menyeret namanya pada Pilkada Solo 2024.
Rheo sempat diwacanakan berpasangan dengan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, meski wacana tersebut tak berujung pada pencalonan resmi.
Baru pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, Rheo akhirnya memutuskan maju sebagai calon legislatif dari PDIP, menandai babak baru kiprahnya di politik elektoral. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria