Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Prabowo Sebut Prediksi Pakar, Indonesia Bisa Jadi Negara Terkaya Keempat di Dunia: Kapan?

Syahaamah Fikria • Senin, 5 Januari 2026 | 23:30 WIB
Mirwan MS Pergi Umroh Tanpa Izin, Presiden Prabowo Murka: Apakah Mendagri Akan Beri Sanksi?
Mirwan MS Pergi Umroh Tanpa Izin, Presiden Prabowo Murka: Apakah Mendagri Akan Beri Sanksi?

RADARSOLO.COM - Presiden Prabowo Subianto mengutip pandangan sejumlah pakar geopolitik dunia, yang menyebut Indonesia punya peluang untuk tempati posisi empat besar negara terkaya di dunia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Jakarta pada Senin (5/1/2026), dan disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Prabowo, para analis geopolitik menilai Indonesia memiliki modal alam yang sangat besar, mulai dari sumber daya mineral, energi, hasil laut, hingga kekayaan hayati.

“Para pakar geopolitik mengatakan Indonesia bisa menjadi bangsa terkaya keempat di dunia," ujar Prabowo.

Namun, potensi tersebut tidak akan otomatis menjadikan Indonesia negara kaya jika tidak disertai tata kelola yang tepat.

Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi dan dilakukan agar Indonesia bisa benar-benar menjadi kaya.

Prabowo menekankan bahwa persatuan nasional menjadi kunci utama untuk mewujudkan proyeksi tersebut.

Secara khusus, ia menyoroti peran elite politik dan pemimpin nasional yang harus mampu bekerja sama, menekan ego sektoral, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

"Syaratnya apa? syaratnya adalah apabila bangsa Indonesia bisa bersatu. Terutama apabila elitnya bisa bekerja sama," ucap dia.

Ia menilai perpecahan di tingkat elite justru berpotensi menghambat pengelolaan kekayaan alam yang seharusnya bisa menjadi sumber kesejahteraan bersama.

Kekayaan Alam Harus Dikelola

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingatkan bahwa kebanggaan terhadap kekayaan sumber daya alam tidak boleh berhenti pada klaim semata.

Tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah memastikan kekayaan tersebut dikelola secara optimal, berkelanjutan, dan adil.

“Kita jangan hanya bangga dengan kata-kata bahwa kita kaya. Kita harus berjuang agar kekayaan itu benar-benar dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Ia menegaskan, jika pengelolaan kekayaan alam gagal, maka bangsa Indonesia tidak bisa menyalahkan pihak lain atas kondisi ekonomi yang dialami.

Prabowo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersyukur atas kondisi Indonesia yang relatif stabil di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, konflik, dan ketegangan geopolitik.

Menurutnya, meski Indonesia tidak lepas dari perbedaan pandangan, persaingan politik, dan dinamika sosial, secara umum bangsa ini masih mampu menjaga harmoni.

“Bangsa-bangsa lain mulai melihat Indonesia sebagai bangsa besar yang bisa hidup berdampingan dengan saling menghormati dan saling mencintai,” ujarnya.

Editor : Syahaamah Fikria
#negara terkaya #sumber daya alam #indonesia #prabowo subianto #geopolitik #pakar